
WARTA-JOGJA.COM, BANTUL, DIY – Komitmen untuk mewujudkan dan membangun keluarga yang sehat, berkualitas, serta kokoh secara iman dan takwa terus diperkuat melalui kerja sama lintas lembaga yang konstruktif. Kantor Urusan Agama (KUA) Sewon berkolaborasi erat dengan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri secara klasikal. Program ini disusun khusus bagi para calon pengantin sebagai langkah strategis penguatan fondasi kualitas keluarga Indonesia yang beradab dan sejahtera. Kegiatan yang sarat manfaat ini berlangsung di Aula Balai Nikah KUA Sewon dan diikuti secara antusias oleh 22 pasangan calon pengantin atau setara dengan 44 peserta.
Rustam, Penyuluh Agama Islam KUA Sewon yang juga bertindak sebagai Penanggung Jawab (PIC) kegiatan Bimwin Mandiri Klasikal, menilai kemitraan yang terjalin ini merupakan langkah maju yang sangat strategis. Kolaborasi ini dinilai mampu menghadirkan layanan keagamaan yang tidak hanya lengkap, namun juga adaptif dan relevan menghadapi dinamika serta tantangan kehidupan berumah tangga di masa kini.
“Kesiapan dalam melangkah ke jenjang pernikahan sejatinya tidak cukup hanya dipersiapkan dari sisi administrasi atau kelengkapan dokumen semata. Namun, hal yang jauh lebih krusial adalah kesiapan mental, kematangan spiritual, kedewasaan emosional, serta pemahaman kesehatan yang matang dan utuh. Semua bekal ini mutlak diperlukan agar kelak pasangan suami istri mampu membangun rumah tangga yang harmonis, serta melahirkan dan mendidik generasi penerus yang saleh dan salehah, sehat jasmani, serta kuat memegang prinsip agama,” terang Rustam saat memberikan sambutan dan materi pada Selasa (19/5/2026).
Penyajian materi dalam kegiatan ini dikemas secara komprehensif dan terbagi sesuai bidang keahlian masing-masing pemateri. Rustam memaparkan materi utama mengenai cara memahami dan mengelola dinamika serta tantangan dalam kehidupan berkeluarga. Sementara itu, materi inti mengenai persiapan mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah disampaikan oleh fasilitator KUA Sewon, Khoeru Rozak, S.Phil.I.
Melengkapi aspek pembinaan rohani dan sosial, unsur kesehatan juga mendapatkan porsi besar. Materi mendalam terkait pendidikan dan kesehatan reproduksi disampaikan langsung oleh tenaga pengajar dan ahli dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, yakni Atik Ismiyati, M.Kes dan Nuriana Kartika Sari, SST., MPH. Kehadiran narasumber dari institusi pendidikan tinggi kesehatan ini memberikan wawasan ilmiah dan praktis yang sangat dibutuhkan pasangan muda sebelum membina rumah tangga.
Kepala KUA Sewon, Mustafied Amna, turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan bimbingan perkawinan mandiri secara klasikal ini, terutama berkat kerja sama yang terjalin harmonis dengan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
“Saya secara pribadi maupun selaku pimpinan KUA Sewon, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangga atas kerja sama yang terjalin dengan Poltekkes Yogyakarta. Kehadiran pihak perguruan tinggi dalam kegiatan ini sangat berarti, karena selain memberikan materi pendidikan kesehatan yang sangat bermanfaat, hal ini sekaligus merupakan wujud nyata pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Terima kasih kami sampaikan kepada Ibu Atik Ismiyati, M.Kes dan Ibu Nuriana Kartika Sari, SST., MPH atas ilmu yang dibagikan. Ucapan terima kasih juga kami tujukan kepada PIC sekaligus fasilitator, Bapak Rustam, beserta Bapak Rozak dari jajaran Penyuluh KUA Sewon yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” ujar Mustafied Amna.
Rangkaian kegiatan bimbingan perkawinan mandiri ini ditutup dengan sesi dokumentasi foto bersama dalam suasana yang penuh kebahagiaan dan harapan. Sebagai bukti sah keikutsertaan dan kelulusan dalam pembinaan ini, para peserta terlihat bangga memperlihatkan sertifikat elektronik yang telah tersedia dan dapat diakses melalui gawai genggam masing-masing.(Rtm)

🌐 Redaktur: Mawan







