
WARTA-JOGJA.COM || KULON PROGO, DIY – Dalam upaya mewujudkan generasi muda yang sehat secara fisik sekaligus tangguh secara mental dan spiritual, KUA Pengasih bersama Puskesmas Pengasih 2 menggelar kegiatan lintas sektoral di GOR SMKN 2 Pengasih, Senin (31/08/26). Kegiatan terpadu ini menggabungkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan bimbingan konseling berbasis keagamaan bagi para siswa.
Rangkaian acara diawali dengan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh oleh tim tenaga kesehatan Puskesmas Pengasih II. Kepala Puskesmas Pengasih II, dr. Yusniar Ridani, hadir langsung memberikan pengarahan agar seluruh alur pemeriksaan fisik berjalan tertib, presisi, dan lancar. “Kegiatan CKG dan konseling disini akan berlangsung selama tiga hari dari hari Senin hingga selasa, 31 Agustus sampai 2 September 2026” ungkap dr. Yusniar.
Dari hasil CKG tersebut, di hari pertama sebanyak 12 Kelas dan 65 siswa yang terindikasi memerlukan pendampingan psikologis maupun arahan khusus langsung diarahkan untuk mengikuti sesi konseling bersama para Penyuluh Agama Islam dan Penghulu dari KUA Pengasih. Penyuluh yang hadir Muhammad Munawir, S.Ag, Luazizah, S.H.I, Mukhyidin, S.Kom, Muhammad Musodiqin, S.Sos, dan Basuki, S.Ag, serta Penghulu Muchlas Ardiansyah, S.Sos.
Luazizah, S.H.I., menjelaskan bahwa mekanisme intervensi ini dirancang secara sistematis agar penanganan siswa berjalan berkesinambungan.

“Siswa yang teridentifikasi memiliki kendala dari hasil CKG langsung menuju ke posko bimbingan konseling penyuluh. Seluruh dinamika dan pemetaan masalah yang dihadapi siswa dirangkum secara komprehensif. Hasil konseling ini nantinya diserahkan kepada guru BK SMKN 2 Pengasih untuk dikaji ulang sebagai dasar pendampingan lanjutan di sekolah,” jelas Luazizah.
Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., menegaskan pentingnya integrasi antara layanan kesehatan medis dan pembinaan mental-spiritual dalam menjaga kualitas tumbuh kembang remaja.
“Kesehatan pelajar harus ditangani secara utuh, tidak bisa terpisah antara fisik dan jiwanya. Melalui kolaborasi ini, kita tidak hanya mendeteksi potensi gangguan fisik sejak dini, tetapi juga memberikan ketahanan mental dan spiritual melalui pendekatan keagamaan. KUA Pengasih berkomitmen untuk terus hadir mendampingi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berakhlak mulia, dan berdaya saing yang baik” tegas Rangga.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, KUA Pengasih dan Puskesmas Pengasih II berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif serta responsif terhadap kesehatan holistik para siswa.(myid)
Penulis
Redaktur: Mawan








