
WARTA-JOGJA.COM || KULON PROGO, DIY – Kafilah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kulon Progo yang beranggotakan 50 orang, terdiri atas perwakilan Pengurus Cabang, lembaga, badan otonom, serta Majelis Wakil Cabang se-Kabupaten Kulon Progo, resmi berangkat menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, untuk menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pelepasan rombongan dilakukan dari Kantor PCNU Kulon Progo pada Jumat (28/08/2026).
Ketua Rombongan Kafilah, Nur ‘Aini, menyampaikan harapan agar kehadiran kafilah pada forum lima tahunan tertinggi organisasi tersebut menjadi sarana merawat ikatan sejarah sekaligus memperoleh keberkahan dari para pendiri Nahdlatul Ulama.

“Kita dapat menyambungkan sanad kepada para masyayikh dan muassis Nahdlatul Ulama serta akan mendapatkan barokahnya,” ujar Nur ‘Aini.
Muktamar ke-35 NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas memiliki makna tersendiri, mengingat pesantren tersebut didirikan oleh K.H. Abdul Wahab Hasbullah, salah seorang pendiri dan penggerak utama Nahdlatul Ulama. Mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa”, forum ini menegaskan komitmen untuk merawat martabat kelembagaan sebagai fondasi, memperluas ragam dan mutu pengabdian, guna menghadirkan manfaat nyata bagi bangsa sebagai tujuan akhir.
Nahdlatul Ulama sendiri lahir pada 16 Rajab 1344 Hijriah atau bertepatan dengan 31 Januari 1926 Masehi di Surabaya, didirikan oleh para ulama pesantren guna menjaga tradisi keilmuan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus berkhidmah bagi umat dan bangsa. Muktamar merupakan forum permusyawaratan tertinggi yang diadakan setiap lima tahun sekali, mempertemukan ulama, kiai, pengurus, badan otonom, dan warga Nahdliyyin dari seluruh Indonesia hingga mancanegara.
Penulis
Redaktur: Mawan








