WARTA-JOGJA.COM, BANTUL, DIY – Pegawai dan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Sewon, Kabupaten Bantul, mengisi kegiatan Jumat Sehat dengan bergotong royong membersihkan halaman, menata lingkungan kantor, serta merawat tanaman, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan sehat, tetapi juga menjadi praktik nyata dalam menghidupkan nilai ekoteologi melalui kepedulian terhadap alam yang dimulai dari lingkungan terdekat.
Kegiatan Jumat Sehat dilakukan secara bersama-sama dengan membersihkan area sekitar kantor, menata lingkungan, dan memberikan perhatian terhadap tanaman yang tumbuh di kawasan KUA Sewon. Aktivitas sederhana tersebut dipandang memiliki makna lebih luas karena lingkungan kerja tidak hanya menjadi tempat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga ruang untuk membangun kebiasaan hidup bersih, sehat, dan peduli terhadap kelestarian alam.
Penyuluh Agama Islam KUA Sewon sekaligus Koordinator Media, Rustam Nawawi, mengatakan kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari amanah keagamaan yang perlu diterjemahkan ke dalam tindakan konkret. Menurutnya, menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari kegiatan besar, melainkan dapat diwujudkan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Merawat lingkungan dalam momentum Jumat Sehat merupakan bagian dari amanah. Karena itu, kepedulian terhadap alam perlu dimulai dari hal sederhana dan dilakukan secara konsisten,” ujar Rustam.
Ia menjelaskan, nilai ekoteologi dapat diwujudkan dalam berbagai perilaku sehari-hari, antara lain menjaga kebersihan lingkungan, merawat tanaman, mengurangi timbulan sampah, serta membangun kesadaran untuk menggunakan dan menjaga sumber daya alam secara bijaksana.
Dalam perspektif tersebut, pesan keagamaan mengenai tanggung jawab manusia terhadap alam tidak berhenti pada pemahaman konseptual. Nilai tersebut perlu dihadirkan melalui tindakan yang dapat dilihat dan dilakukan bersama, termasuk melalui kebiasaan menjaga kebersihan dan merawat lingkungan di tempat kerja.
Menurut Rustam, lingkungan yang terawat juga memiliki keterkaitan dengan kualitas pelayanan publik. Lingkungan kantor yang bersih, tertata, dan nyaman dapat menciptakan suasana kerja yang lebih baik sekaligus memberikan ruang pelayanan yang lebih nyaman bagi masyarakat yang datang untuk memperoleh layanan keagamaan.
Karena itu, Jumat Sehat di KUA Sewon diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan rutin, tetapi berkembang menjadi budaya bersama dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan. Kebiasaan tersebut sekaligus menjadi bentuk sederhana penerapan nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, KUA Sewon berupaya membangun kesadaran bahwa merawat lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dari lingkungan kantor, kepedulian terhadap alam diharapkan dapat terus tumbuh menjadi kebiasaan yang lebih luas di tengah kehidupan masyarakat.
Dengan demikian, Jumat Sehat tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kesadaran ekologis dan menghidupkan nilai ekoteologi dalam praktik keseharian. (Rtm)

Redaktur: Mawan

