BANTUL, DIY, WARTA-JOGJA.COM – Empat jam mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin), sementara kehidupan rumah tangga dijalani seumur hidup. Karena itu, kesiapan calon pengantin (Catin) menjadi perhatian KUA Sewon dalam Bimwin Mandiri Angkatan ke-16 yang berkolaborasi dengan PLKB Kapanewon Sewon, Selasa (6/10/2026).
Dalam sambutannya, Armen Siregar menekankan Bimwin sebagai ruang pembekalan sebelum Catin memasuki kehidupan rumah tangga. Pernikahan, menurutnya, membutuhkan kesiapan lahir dan batin serta komitmen untuk terus belajar menghadapi dinamika keluarga.
” Pentingnya komitmen bersama dalam mempersiapkan pernikahan secara lahir dan batin dari awal pernikahan dan terus belajar mengasah kedewasaan rumah tangga dalam menghadapi dinamika keluarga” Terangnya
Sementara itu, Rustam selaku PIC Bimwin Mandiri berharap kolaborasi dengan PLKB dapat memperkuat kualitas pembekalan Catin. “Bimwin bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi pernikahan, tetapi menjadi bekal agar Catin lebih siap membangun keluarga yang sakinah dan tangguh,” ujarnya.
Rustam menambahkan sebanyak 14 pasangan Catin mengikuti kegiatan di Aula Balai Nikah KUA Sewon, Jl. Parangtritis Km 5.6, Tarudan, Bangunharjo, Sewon, Bantul. Adapun fasilitator yakni materi membangun keluarga sakinah oleh Penghulu KUA Sewon Imam Bukhori, sementara materi 8 Fungsi Keluarga dan Elsimil disampaikan oleh Koordinator PLKB Kapanewon Sewon, Maria D. Da C. Freitas C. Belo dan materi terakhir tentang dinamika keluarga oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sewon, Rustam.
Kolaborasi KUA Sewon dan PLKB Kapanewon Sewon turut memperluas materi pembekalan, mulai dari kesiapan spiritual dan komunikasi hingga ketahanan keluarga. Catin diajak memahami bahwa ujian rumah tangga dapat datang dari pasangan, anak, maupun lingkungan sekitar. Karena itu, kemampuan mengelola emosi, menyelesaikan persoalan, menjaga komitmen, serta memastikan sumber rezeki tetap halal menjadi bagian penting dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. (Rtm)

Redaktur: Mawan

