WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Ustaz Saryono dari KMM–PDM Gunungkidul mengingatkan umat Islam agar tidak menjalani kehidupan hanya demi mengejar pujian dan penilaian manusia. Sebab, sebaik apa pun seseorang berbuat, selalu ada pihak yang memuji maupun mencela.
Pesan tersebut disampaikan dalam kajian rutin jamaah Masjid Al Iklas dan Masjid Al Hidayah di Masjid Al Iklas, Kamis (29/10/2026), seusai salat Magrib hingga menjelang Isya.
Mengangkat kisah Lukman Al Hakim bersama putranya, Ustaz Saryono menjelaskan bahwa manusia tidak mungkin dapat memuaskan semua orang. Dalam kisah tersebut, berbagai pilihan yang dilakukan ayah dan anak itu selalu mendapat komentar berbeda dari orang-orang yang mereka temui.
Dari kisah tersebut, jamaah diajak memahami bahwa ukuran kebenaran bukanlah penilaian manusia, melainkan kesesuaian dengan ajaran Allah SWT dan upaya memperoleh ridha-Nya.
Takmir Masjid Al Iklas, Sudi Harjono, turut menegaskan tiga pesan utama kajian, yakni tidak hidup demi pujian manusia, memusatkan tujuan hidup untuk beribadah dan berbuat baik karena Allah, serta mengutamakan ridha Allah daripada penilaian sesama.
Kajian ditutup dengan harapan agar jamaah menjadikan ajaran agama dan keteladanan orang-orang saleh sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.


