
WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY -Peristiwa kebaran kandang sapi milik warga di Padukuhan Panggang, Kemiri, Tanjungsari pada Minggu (29/3/2026) malam disebabkan ingin membuat perapian kecil untuk menghangatkan ternak dan mengusir nyamuk tanpa mereka sadari akhirnya api membesar dan membakar kandang tersebut.
Berdasarkan kronologi kejadian, peristiwa bermula sekitar pukul 18.00 WIB saat korban menyalakan api kecil di dekat kandang sapi yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya. Api tersebut awalnya dimaksudkan sebagai penghangat bagi hewan ternak sekaligus untuk mengusir nyamuk.
Namun, karena kurangnya pengawasan, api yang semula kecil itu diduga merambat dan membesar. Sekitar pukul 19.30 WIB, saat korban kembali mengecek kondisi kandang, api diketahui telah menjalar dan membakar sebagian bangunan kandang.
Melihat kejadian tersebut, korban segera meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi hewan ternak. Berkat upaya cepat tersebut, dua ekor sapi berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Selanjutnya, korban bersama warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya hingga api berhasil dikendalikan.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa kebakaran diduga akibat kelalaian saat menyalakan api di dekat kandang.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyalakan api di sekitar area yang mudah terbakar, terutama di dekat kandang atau bangunan berbahan kayu,” ujar AKP Agus.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam pendataan pihak berwenang.









