MAGELANG, JATENG || WARTA-JOGJA.COM – Selama Operasi Ketupat atau arus mudik dan balik Lebaran 2025, Satlantas Polresta Magelang mencatat angka kecelakaan lalu lintas meningkat.
Disampaikan Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, secara seluruh dilaksanakannya Operasi Ketupat Candi 2025 (OKC 2025) menjelang, selama, dan pasca Idul Fitri 1446 Hijriah mulai 23 Maret sampai dengan 8 April 2025 berakhir, situasi arus mudik dan arus balik di wilayah hukum Polresta Magelang berlangsung aman dan lancar.
“Meskipun ada peningkatan angka kecelakaan namun pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025 (OKC 2025) berlangsung aman dan lancar,” ungkapnya.
Pelaksanaan OKC 2025, pihaknya juga melaksanakan operasi kepolisian dan patroli guna mendukung pelaksanaan operasi dan mengantisipasi berbagai kejadian yang tidak diinginkan.
Kompol Nyi Ayu Fitria Facha selaku Kasat Lantas Polresta Magelang, mengatakan kecelakaan yang terjadi selama arus mudik dan sebaliknya disebabkan oleh kelainan para pengendara sepeda motor,
“Penyebab laka lantas kurangnya konsentrasi dan kelalaian para pengendara motor,” terangnya.
Dari tanggal 28 Maret hingga 8 April tercatat 27 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Magelang, 25 kasus merupakan kecelakaan sedang dengan dua korban meninggal dan 39 korban luka ringan.
Pada momen Lebaran tahun ini, dari 28 Maret hingga 8 April tercatat ada 27 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Magelang.
Sebanyak 25 kasus kecelakaan sedang, dan dua kejadian merupakan kecelakaan berat dengan 39 korban luka ringan dan dua korban meninggal.
“Kecelakaan tersebut naik dibandingkan dengan Operasi Ketupat 2024 yang tercatat 14 kejadian dengan 9 korban luka ringan dan 7 korban meninggal.” umbuhnya.

