
WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Dalam upaya meningkatkan kepatuhan berlalulintas, menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya juga menjelang perayaan natal dan tahun baru. Polres Gunungkidul resmi memulai Operasi Zebra Progo yang akan berlangsung dua minggu mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025.
AKP Arfita Dewi, S.I.Kom Kasatlantas Polres Gunungkidul menjelaskan, telah menyiapkan 140 personil yang terbagi menjadi tiga kelompok satuan tugas (Satgas). Dalam Operasi Zebra Progo kali ini, Arfita menekankan strategi penindakan dengan mengedepankan tindakan represif. Tindakan preentif yaitu sosialisasi, edukasi, preventif pencegahan dan pengaturan, serta penegakan hukum yaitu penilangan, selain itu Operasi Zebra Progo juga dipersiapkan untuk menyambut Operasi Lilin natal tahun baru.
“Ada 140 personil yang di persiapkan dan terbagi menjadi tiga kelompok satuan tugas (satgas) jadi kami menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar tertib berlalulintas dengan menaati peraturan lalulintas,” papar Arfita, Senin (17/11/2025).
Arfita juga mengatakan, dalam Operasi Zebra Progo menyasar pelanggaran-pelanggaran kasat mata diantaranya tidak menggunakan helm, bermain HP saat berkendara, melawan arus lalulintas, pengemudi pengendara melebihi batas kecepatan, serta penindakan balap liar.
Polres Gunungkidul juga telah menentukan pemetaan wilayah Operasi Zebra Progo dengan menitik beratkan wilayah rawan. Diantaranya, Jalan Wonosari-Pathuk Gading Playen, Tanjakan Slumprit Pathuk, Bunderan Siyono, Perempatan RSUD Wonosari, serta simpang empat Tegalsari.
“Berdasarkan pemetaan wilayah itu merupakan titik rawan kecelakaan dan juga pelanggaran di wilayah Kabupaten Gunungkidul,” imbuhnya.
Dengan adanya Operasi Zebra ini diharapkan mampu menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Gunungkidul.












