
(Foto Olivia Rianjani )
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mendukung penuh program angkutan Motor Gratis (Motis) yang digelar oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dalam rangka Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa program Motis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan keselamatan masyarakat selama masa libur Nataru.
“Angkutan Motis adalah program pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk masyarakat beserta dengan motor yang diangkut menggunakan kereta api secara gratis. Tujuan diselenggarakannya program Motis adalah untuk meminimalisasi jumlah kendaraan roda dua dan menekan angka kecelakaan di jalan saat mudik masa liburan Nataru sehingga keselamatan kian meningkat,” ujar Feni, Selasa (2/12/2025).
Pendaftaran program Motis Angkutan Nataru 2025/2026 telah dibuka sejak 1 Desember hingga 29 Desember 2025. Sementara itu, pemberangkatan angkutan Motis akan berlangsung pada 23–30 Desember 2025 dan 2–5 Januari 2026.
Pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui situs [nusantara.kemenhub.go.id](https://nusantara.kemenhub.go.id) atau langsung di posko pendaftaran yang ditunjuk.
Feni menambahkan, DJKA Kemenhub menyiapkan sejumlah posko pendaftaran Motis di berbagai stasiun, antara lain Jakarta Gudang, Tangerang, Depok Baru, Bekasi, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, dan Purwosari. Khusus wilayah Daop 6 Yogyakarta, layanan Motis hanya tersedia di Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Purwosari.
“Sebagai operator perkeretaapian, KAI mendukung penuh program ini agar masyarakat bisa mudik dengan motor ke kampung halaman secara aman dan nyaman. Selain itu, penggunaan kereta api juga dapat mengurangi kemacetan di jalan raya dan meningkatkan keselamatan selama Nataru 2025/2026,” jelas Feni.
Adapun sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi peserta Motis antara lain:
1. Mendaftar secara online atau offline di posko yang ditunjuk.
2. Tidak sedang mengikuti program mudik gratis lain.
3. Wajib mengikuti program jika sudah mendaftar; pengunduran diri akan membuat peserta tidak bisa ikut Motis tahun berikutnya.
4. Dokumen yang harus dimiliki peserta meliputi KTP, Kartu Keluarga, dan SIM C. Motor maksimal 200 CC. Satu motor bisa difasilitasi pembelian 2 tiket penumpang dan 1 tiket anak di bawah 3 tahun. 5. Peserta yang mendaftar online wajib melakukan verifikasi ke posko sesuai jadwal pendaftaran.
6. Jika hanya mendaftarkan motor, peserta wajib menunjukkan bukti perjalanan dengan transportasi lain.
7. Penyerahan motor dilakukan H-1 sebelum keberangkatan, dengan menunjukkan KTP asli dan bukti pendaftaran.
8. Sepeda motor yang dikirim akan dikenakan biaya parkir, tidak boleh menitip helm atau kaca spion, dan BBM wajib dikosongkan.
9. Tiket KA yang dibeli tidak dapat dibatalkan, diganti jadwal, atau diubah nama penumpangnya. 10. Kode booking tiket diberikan saat penyerahan motor.
11. Peserta dilarang memberikan tip kepada petugas Motis dan wajib mematuhi semua peraturan yang berlaku.
Lanjut Feni menjelaskan, dalam pelaksanaan program Motis Nataru 2025/2026, DJKA menyiapkan kapasitas angkut motor sebanyak 232 unit per hari. Dengan durasi program selama 12 hari, total motor yang dapat diangkut mencapai 2.784 unit.
Sementara itu, kapasitas tempat duduk penumpang per hari sebanyak 530 tempat duduk, sehingga total penumpang yang bisa memanfaatkan layanan ini mencapai 5.830 orang.
“Dari stasiun keberangkatan awal tersedia 253 unit motor per KA, namun jumlah ini tergantung keterisian dari stasiun awal,” pungkas Feni.
Informasi lebih lanjut mengenai Motis dapat diakses melalui akun Instagram resmi:
[@motis_djka]
(https://www.instagram.com/motis_djka).

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN









