
Kabag Ops Polresta Sleman, Kompol Masnoto, S.Pd, M.H., (foto OliviaRianjani)
WARTA-JOGJA.COM, SLEMAN, DIY – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Polresta Sleman memastikan kesiapan penuh untuk mengamankan berbagai kegiatan masyarakat, termasuk perayaan Natal dan malam Tahun Baru.
Kabag Ops Polresta Sleman, Kompol Masnoto mengatakan bahwa kesiapan ini bagian dari Operasi Lilin Progo 2025, yang fokus pada kelancaran mobilisasi masyarakat, pengamanan tempat ibadah, serta antisipasi potensi kerawanan lainnya.
“Kita memetakan kegiatan masyarakat, mulai dari mobilisasi kendaraan, gereja, tempat hiburan, hingga kawasan wisata, termasuk Gunung Merapi yang menjadi salah satu perhatian kami,” ujarnya kepada awak media di Pendopo Kantor Bupati, Kamis (11/12/2025).
Menurut Masnoto, Polresta Sleman menyiapkan 268 personel yang akan ditempatkan di empat pos pengamanan, yaitu diantaranya satu pos pelayanan, dua pos pengamanan, dan satu pos terpadu. Pos-pos ini tersebar di Pelem Gurih Gamping, TWC Prambanan, Amplas, dan Tempel.
Selain itu, sebanyak 1.071 personel dari Polresta Sleman dan jajaran Polsek akan mendukung operasi ini, termasuk didukung dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, stakeholder terkait, dan relawan.
“Untuk perayaan Natal pada 25 Desember dan malam Tahun Baru pada 31 Desember, kita juga akan back-up dari Polda DIY. Kami perlu memastikan mobilisasi masyarakat aman, dan BKO yang diperlukan sudah kita siapkan,” kata Masnoto.
Ia juga menyebut Operasi Lilin Progo juga menitikberatkan pengamanan terhadap potensi kerawanan seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, aksi teror, sabotase, perselisihan antar kelompok, serta kejahatan jalanan dan balap liar.
“Masyarakat, terutama remaja, diimbau untuk menghindari minuman keras dan konflik kelompok, serta bijak dalam menggunakan media sosial,” tegasnya.
Lanjut Masnoto, salah satu fokus utama pengamanan adalah gereja yang akan digunakan untuk misa dan perayaan Natal. Polresta Sleman mencatat ada sekitar 107 gereja di wilayah Kabupaten Sleman, dengan 12 di antaranya merupakan gereja besar dengan jumlah jemaat lebih dari seribu orang.
Serta, personel kepolisian akan ditempatkan secara prioritas, termasuk melibatkan tim Jibom Satbrimob Polda DIY untuk melakukan sterilisasi sebelum kegiatan Natal dimulai.
“Tim Jibom juga akan memantau dan mengamankan kawasan wisata, hotel, pusat perbelanjaan, serta tempat hiburan lainnya agar seluruh kegiatan masyarakat selama Nataru berjalan aman dan tertib,” tandas Masnoto.

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN












