
WARTA-JOGJA.COM, KULON PROGO, DIY – Upaya meningkatkan kualitas hidup menuju keluarga mandiri dan bahagia terus digelorakan di Kapanewon Pengasih. Kali ini, kolaborasi lintas sektor antara Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Penyuluh KUA Pengasih dilaksanakan di kediaman Bapak Somo Wiharjo, RT 11, Pendem, Sidomulyo, pada Kamis (09/04/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pendamping PKH, Erwan Febri Wijayanto, S.Kom., menekankan bahwa Posyandu bukan hanya layanan rutin, melainkan pilar utama kesehatan yang harus dimanfaatkan oleh seluruh anggota keluarga, mulai dari balita, remaja, hingga lansia.
Posyandu untuk Seluruh Siklus Hidup
Erwan menjelaskan bahwa layanan Posyandu hadir menjangkau seluruh siklus kehidupan.
“Posyandu Balita bukan sekadar tempat menimbang berat badan, melainkan benteng pertahanan utama melawan stunting,” tegasnya.
Lebih jauh ia menyampaikan, banyak masyarakat belum menyadari bahwa remaja juga membutuhkan perhatian khusus melalui Posyandu Remaja.
“Remaja adalah calon orang tua masa depan yang harus dipersiapkan kesehatannya secara fisik dan mental. Begitu juga dengan lansia, Posyandu hadir agar orang tua kita tetap produktif dan bahagia di usia senja,” papar Erwan.
Penguatan Spiritual Menyambut Syawal
Melengkapi materi kesehatan, tim Penyuluh Agama Islam dari KUA Pengasih yang terdiri dari Mukhyidin, S.Kom., dan Muhammad Musodiqin, S.Sos., memberikan siraman rohani. Mereka mengaitkan momentum Idul Fitri di bulan Syawal dengan perbaikan kualitas hidup.
“Hikmah Idul Fitri adalah kembalinya kita ke fitrah suci. Ini saat terbaik untuk memperkuat silaturahmi melalui halal bihalal dan meningkatkan kepedulian sosial. Ukhuwah Islamiyah yang erat akan mempermudah kita untuk konsisten dalam beribadah dan saling berbagi rezeki,” ungkap Mukhyidin.
Kegiatan kolaborasi ini dinilai sangat positif karena menyatukan perhatian pada kesehatan fisik dan ketenangan spiritual, sekaligus membuka ruang komunikasi yang produktif bagi masyarakat di wilayah Pengasih. (myid)
🌐 Penulis
🔴 Redaktur: Mawan








