Sebelah kiri Juni Awan, ketua umum Demisioner, Kanan Asriyadi Ketua Umum KORDA IIQ An-Nur untuk masa bakti periode 2026–2027
WARTA-JOGJA.COM, BANTUL, DIY – Musyawarah Besar (MUBES) Korps Dakwah Mahasiswa (KORDA) IIQ An-Nur Yogyakarta yang digelar di ruang Auditorium kampus pada Sabtu, 23 Mei 2026, menjadi tonggak penting sekaligus momentum kebangkitan semangat baru dalam menyebarkan dakwah yang berlandaskan nilai-nilai peradaban Qur’ani di lingkungan perguruan tinggi. Forum strategis ini tidak hanya menjadi wadah pergantian kepemimpinan, melainkan juga penegas arah gerak organisasi untuk menjawab tantangan zaman dan menjangkau generasi muda dengan pesan kebaikan.
Melalui proses pemungutan suara yang berjalan demokratis dan transparan, Asriyadi resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum KORDA IIQ An-Nur untuk masa bakti periode 2026–2027, setelah berhasil meraih dukungan sebanyak 11 suara dari seluruh peserta yang hadir dalam forum musyawarah tersebut.
Dalam sambutan penutup masa bakti, Ketua Umum periode sebelumnya, Juni Awan, menyampaikan harapan besarnya agar kepemimpinan yang baru terpilih mampu membawa KORDA melangkah lebih maju, membangun kebersamaan yang semakin kokoh di antara seluruh anggotanya, serta menjadikan setiap langkah gerakan organisasi senantiasa penuh keberkahan dan manfaat luas.
“Pemimpin bukan tentang siapa yang memiliki kedudukan paling tinggi, melainkan siapa yang paling siap untuk melayani dan mengabdikan diri bagi kepentingan bersama,” ujar Juni Awan.
Sementara itu, pendiri KORDA sekaligus tokoh yang menjadi inspirasi gerakan ini, Rustam yang berasal dari wilayah Jokerten, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, menyatakan bahwa proses pergantian dan pembaruan kepemimpinan merupakan tanda nyata bahwa ruh semangat perjuangan dakwah terus hidup, berkembang, dan tidak pernah padam di dalam tubuh organisasi.
“Segala kontribusi yang kita berikan hari ini akan menjadi jejak berharga yang menentukan arah masa depan. KORDA bukan sekadar wadah organisasi biasa, melainkan rumah besar perjuangan yang mampu melahirkan rasa cinta yang tulus, loyalitas yang kokoh, serta semangat pengabdian tanpa batas bagi agama dan masyarakat,” tegas Rustam, Sabtu (23/5/2026).
Ia menambahkan harapannya agar kepengurusan yang baru dilantik kelak mampu menghadirkan gerakan dakwah yang maju dan berpikiran terbuka, mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, serta memberikan dampak positif yang nyata. Lebih dari itu, gerakan ini diharapkan dapat membumikan nilai-nilai ajaran Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin) di tengah kalangan generasi muda yang menjadi tumpuan harapan bangsa dan agama. (Rtm)

🌐 Redaktur: Mawan

