
BANTUL, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sewon, Mustafied Amna, menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar sah secara akad, melainkan memerlukan kesiapan utuh untuk membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan penuh tanggung jawab. Pesan itu disampaikan saat pembukaan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri di Aula Balai Nikah KUA Sewon, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang diikuti 14 pasang calon pengantin ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai hak dan kewajiban suami istri, pola komunikasi dalam keluarga, cara mengelola konflik, kesehatan keluarga, hingga perencanaan ekonomi rumah tangga.
Dalam kesempatan itu, Mustafied Amna menyampaikan apresiasi tinggi kepada Hanggoy Coffee. Penyedia jasa penyelenggaraan tersebut turut mendukung penyediaan akomodasi pelaksanaan kegiatan sebagai wujud penghargaan atas layanan pernikahan KUA Sewon yang dinilai sangat memuaskan.
“Dengan tema ‘Menikah Bukan Sekadar Sah, tetapi Membangun Keluarga Sakinah’, kami berharap kegiatan ini melahirkan keluarga-keluarga kokoh yang menjadi fondasi generasi bangsa berkualitas,” ujarnya.
Salah satu peserta, Fiqi Arifudin Ikhsan, mengaku mendapatkan wawasan yang sangat berharga.
“Kami belajar bahwa membangun rumah tangga tak hanya bermodalkan rasa cinta, melainkan butuh ilmu, prinsip, komunikasi, kesabaran, serta komitmen yang kuat,” ungkapnya.
Materi disampaikan langsung oleh fasilitator berpengalaman: Rustam, Penyuluh Agama Islam KUA Sewon dengan topik “Mengelola Dinamika Keluarga”, serta Imam Bukhari, S.E.I., M.H., Penghulu KUA Sewon yang memaparkan “Mempersiapkan Perkawinan Kokoh Menuju Keluarga Sakinah”.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan aktif dari mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada, Tiara Fayza Izdihar Susanto dan Raihan.

🔵 Redaktur: Mawan









