
BANTUL, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Ada yang seru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Trucuk Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Bantul, DIY diadakannya buka puasa bersama dan kegiatan pengajian dengan menghadirkan seorang pendakwah juga akademisi yaitu Ustadz Rustam Nawawi Pelaco, S.Pd.I., M.Pd yang akrab disapa Kak Rus.
Acara berlangsung meriah dan khidmat diikuti 159 siswa-siswi dari kelas 1, 2, 3 juga kelas 6, dihadiri Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga Kependidikan. Sedangkan pelaksana kegiatan adalah siswa kelas 4 dan 5 sejumlah 59 di waktu yang berbeda.
Di tengah meriahnya acara Kepala sekolah SDN Trucuk Suharwanti, S. Pd., M. Pd. memberikan motivasi beserta supportnya kepada para siswa didik, beliau mengatakan acara buka puasa bersama merupakan ajang silaturahmi antara guru pengajar bersama siswa, terlebih meningkatkan kesadaran spiritual, membangun komunikasi yang harmonis,
“Paling utama untuk meningkatkan motivasi belajar, mengembangkan nilai-nilai keagamaan, membuat tradisi yang positif, meningkatkan rasa syukur dan kebersyukuran serta membangun karakter yang lebih baik,” paparnya, Sabtu (29/03/2025).
Kepsek Suharwanti juga memberikan apresiasi kepada narasumber pendakwah Ustadz Rustam yang telah menginspirasi bagi siswa disini, selain itu bisa membangkitkan motivasi ketika menunjukan trik permainan sulap dalam memberikan ceramah,
“Kehadiran Pak Ustadz Rustam sangat menginspirasi siswa disini sehingga mereka sangat antusias dalam mendengarkan pengajian dan ceramahnya mudah dipahami oleh siswa,” tandasnya.
Beliau berharap semoga kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan kedepannya karena sangat memberikan manfaat bagi siswa,
“Tidak hanya itu saja, melainkan sangat memberikan dampak positif bagi siswa juga sekolah dalam meningkatkan kesadaran spiritual,” imbuh Kepsek.
Salah satu wali murid, Defi Nurfitasari selaku orang tua dari Raffa Abyyu Saputra Kelas VI B menyampaikan antusiasnya atas kegiatan itu,
“Kami selaku orang tua berharap agar anak kami dapat tambah semangat dalam belajar nilai-nilai agama juga sangat terinspirasi dari tausyiah Ustadz Rustam dan permainan yang komunikatif, sehingga dapat membentuk karakter religius anak”. terangnya.

REDAKTUR MAWAN






