SEMARANG, JATENG, WARTA-JOGJA.COM – Penyuluh Agama Islam KUA Kapanewon Sewon bersama Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kemenag Bantul turut berpartisipasi aktif dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/9/2026). Keterlibatan ini menegaskan peran strategis KUA Sewon dalam mengubah semangat perlombaan Al-Qur’an menjadi gerakan nyata pembinaan masyarakat agar mencintai, memahami, serta mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi KUA Sewon, MTQ bukan sekadar ajang adu kemampuan membaca kitab suci, melainkan momentum memperkuat pesan-pesan penyuluhan keagamaan yang disampaikan langsung di tengah lingkungan masyarakat.
Kepala KUA Sewon Berikan Apresiasi
Kepala KUA Kapanewon Sewon, H. Armen Siregar, S.H.I., M.H.I., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Pokjaluh Kemenag Bantul yang telah berjuang mewakili semangat pembinaan di wilayahnya.
“Selamat dan sukses untuk Pokjaluh Kemenag Bantul. Sukses untuk yang berjuang dan terus memberikan motivasi. Semoga perjalanan berjalan lancar,” ujar H. Armen Siregar.
Beliau menegaskan bahwa kehadiran para penyuluh di ajang bergengsi ini menjadi bukti sinergi antara instansi keagamaan dan masyarakat dalam menjaga kelestarian serta pengamalan Al-Qur’an.

Samangat MTQ Diperluas Melalui Pembinaan BTQ
Penyuluh Agama Islam KUA Sewon sekaligus Panitia Pokjaluh Kemenag Bantul, Rustam, menyampaikan bahwa gelaran MTQ Nasional harus menjadi titik tolak penguatan pembinaan keagamaan di akar rumput. Semangat tilawah tidak boleh berhenti saat acara selesai, melainkan harus ditularkan melalui program pembinaan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) di sekolah-sekolah binaan KUA Sewon.
“Semoga MTQ Nasional menjadi momentum untuk terus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta membangun generasi yang berkarakter Qur’ani, terutama melalui pembinaan Baca Tulis Quran (BTQ) di sekolah binaan KUA Sewon,” tegas Rustam.
Al-Qur’an Dibaca, Dipahami, Diamalkan
Melalui peran aktif para penyuluh, semangat yang dibawa dari Semarang diharapkan terus hidup dalam pembinaan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Al-Qur’an tidak hanya menjadi kitab yang dibaca dan dihafal, melainkan pedoman hidup yang dipahami maknanya dan diamalkan dalam setiap tindak-tanduk sehari-hari. KUA Sewon berkomitmen menjadikan nilai-nilai luhur Al-Qur’an sebagai landasan utama dalam membentuk masyarakat yang berakhlak mulia, harmonis, dan sejahtera.

Redaktur: Mawan

