
YOGYAKARTA || WARTA-JOGJA.COM – Komplotan pelaku pengganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di area SPBU Bugisan, Jalan Sugeng Jeroni, Patang Puluhan, Kota Yogyakarta berhasil diringkus oleh Polresta Yogyakarta, Kamis (11/09/2025).
Disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Harjunadi, peristiwa ganjal ATM terjadi pada hari Kamis 11 September 2025, korbannya seorang wanita berinisial LAP (22) warga Bugisan Patang Puluhan, Wirobrajan, Yogyakarta hendak mengambil uang di ATM BRI di area SPBU Jalan Sugeng Jeroni Patangpuluhan, Yogyakarta pada pukul 11.00 WIB sekalian membeli makanan.
Sesampainya di depan ATM SPBU korban langsung masuk ke ruang ATM dan memasukan kartunya. Karena kartu ATM tidak bisa masuk semua ke lubang ATM. Korban mencoba beberapa kali namun tetap tidak berhasil.
“Kemudian ia keluar dari ruang ATM menanyakan ke Satpam SPBU dan di sarankan langsung datang ke Bank saja,” ungkap Gandung.
Mengetahui hal itu pelaku berinisial P (29) warga Bandar Lampung dan DH (37) warga Sumatera Selatan yang dari tadi berada sekitar ATM SPBU pura-pura bertanya kepada korban, “mbak mau mengambil uang tidak bisa ya?”.
Dijawab oleh korban “iya tidak bisa”. Kemudian pelaku tersebut menawarkan diri untuk membantunya.
Dikutip dari igtv.vision,“Mereka lantas masuk ke ruang ATM BRI. Sesampainya di dalam korban memasukan kartu ATM dan disuruh pelaku mengambil uang pecahan Rp100.000 untuk mencoba dulu namun beberapa kali tidak bisa dan kartu ATM korban tetelan di dalam mesin ATM BRI,” urai Gandung.
Menurut Gandung, kemudian korban keluar ATM dan ditemui seorang pria yang menanyakan ke korban “mbak mau ambil uang bisa tidak” di jawab tidak dan di tanya pria itu lagi “tadi di pandu orang itu ya” di jawab korban “iya”.
Setelah mendengar jawaban itu pria itu langsung berteriak “maling” dan menggelandang pelaku tersebut” keluar ATM BRI.
Kemudian mereka melaporkan ke Polsek Wirobrajan. Mendapat laporan tersebut Polsek Wirobrajan mendatangi TKP dan mendapati terduga pelaku dalam kondisi terikat dan luka dibagian wajah yang mengeluarkan darah. Sesaat kemudian ada beberapa warga yang memberi informasi bahwa di toko baju Hidden diduga ada rombongan pelaku,” tambah Gandung.
“Terduga pelaku dua orang berhasil diamankan polisi. Dua lainnya berhasil melarikan diri, dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti diantaranya sepeda motor, baju, potongan gergaji, uang dan kartu ATM.” imbuhnya.(Red)








