
Lurah Kalurahan Semugih, Suyata, S.IP., resmi melantik Shaqri Amsyori untuk menduduki jabatan Jagabaya Kalurahan Semugih, Rabu 22 April 2026 (foto Wajiyo)
WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Pemerintahan Kalurahan Semugih, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, menggelar acara pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat struktural pada Rabu, 22 April 2026. Bertindak selaku pimpinan acara, Lurah Kalurahan Semugih, Suyata, S.IP., resmi melantik Shaqri Amsyori untuk menduduki jabatan Jagabaya Kalurahan Semugih, hasil dari proses mutasi jabatan yang sebelumnya diemban sebagai Dukuh Padukuhan Ploso.
Prosesi pelantikan berlangsung secara khidmat di ruang pertemuan Balai Kalurahan Semugih dan disaksikan oleh sejumlah pejabat serta pemangku kepentingan daerah. Di antaranya hadir Panewu Kapanewon Rongkop, Edi Sedono, S.IP., M.Si., beserta jajaran pimpinan instansi dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon, Ketua serta anggota Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal), para pamong kalurahan, keluarga pejabat yang dilantik, perwakilan lembaga kemasyarakatan, serta undangan lainnya.
Secara hukum, penunjukan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Lurah Kalurahan Semugih Nomor 08/KPTS/2026 tentang Mutasi Jabatan. Penetapan tersebut telah melalui tahapan administratif yang sah, mendapatkan rekomendasi dari Panewu Kapanewon Rongkop, serta telah disetujui oleh Bupati Gunungkidul. Penugasan jabatan ini berlaku efektif sejak tanggal ditetapkannya keputusan tersebut.
Harapan dan Arahan Pimpinan Kelurahan
Dalam sambutannya, Lurah Semugih menyampaikan bahwa proses mutasi dan penempatan pejabat tersebut telah mengikuti seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan berjalan dengan lancar. Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panewu Kapanewon Rongkop beserta jajaran yang telah berkenan hadir dan menyaksikan prosesi acara tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kalurahan Semugih, kami ucapkan terima kasih kepada Panewu Kapanewon Rongkop dan jajarannya yang telah berkenan hadir menyaksikan pengambilan sumpah serta pelantikan Jagabaya baru di Kalurahan Semugih. Dimana prosesnya cukup lancar. Harapan kami, jabatan baru sebagai Jagabaya ini memiliki satu tujuan utama, yakni demi kemajuan dan kesejahteraan Kalurahan Semugih,” ujar Suyata.
Terkait kekosongan jabatan yang ditinggalkan, Lurah menjelaskan bahwa langkah pengisian posisi Dukuh Padukuhan Ploso dan Dukuh Padukuhan Baran Wetan akan segera ditindaklanjuti. Rencananya, panitia pengisian jabatan akan dibentuk pada awal bulan Mei 2026, dan diharapkan kedua posisi tersebut dapat terisi sepenuhnya paling lambat pada bulan Agustus 2026 mendatang.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Lurah memberikan arahan dan nasihat agar segera melaksanakan tugas dan fungsi jabatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Saran kami kepada Saudara Shaqri, agar segera melaksanakan tugas yang baru sesuai dengan ruang lingkup pekerjaannya. Seberat apapun tugas dan tanggung jawab yang diemban, apabila diniati dengan keikhlasan dan diawali dengan doa, insya Allah tidak akan menemui kesulitan yang berarti,” pesannya.
Penegasan Pentingnya Amanah dan Kepatuhan
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Panewu Kapanewon Rongkop, Edi Sedono, S.IP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut dengan baik dan lancar. Ia menegaskan bahwa seluruh tugas dan wewenang yang diemban oleh para pamong pemerintahan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, mengingat amanah yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan dari masyarakat yang harus dipelihara dan dijaga bersama.
“Semua tugas pamong harus dijalankan dengan baik. Sebab kepercayaan dari masyarakat harus dijaga bersama. Utamanya dalam hal pengelolaan urusan pemerintahan termasuk penanganan kewajiban perpajakan sebagaimana telah disampaikan oleh Lurah tadi. Kita harus membiasakan kedisiplinan diri, baik dalam melaksanakan tugas kedinasan maupun dalam mengelola kebutuhan kehidupan keluarga,” tegas Edi.
Acara diakhiri dengan doa bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian ucapan selamat kepada Jagabaya baru beserta istri secara bergiliran, dimulai dari Panewu Kapanewon, jajaran instansi vertikal, unsur keamanan, Lurah, anggota Bamuskal, serta seluruh tamu undangan yang hadir.

🌐Redaktur:Mawan












