
Perwakilan Rus Global Export LLC Ode Siniarsana N dan Prof DR Ir Supiyat nasir MBA dengan jajaran SWI Boyolali lakukan koordinasi intensif (warta-jogja. com)
WARTA-JOGJA.COM, BOYOLALI, JATENG – Setelah sukses menjadi tuan rumah Hari Kewartawanan Pers Sekber dan Musyawarah Nasional Sekber Wartawan Indonesia (SWI), Kabupaten Boyolali kini melangkah maju menginisiasi hubungan Kota Kemitraan atau Sister City dengan salah satu kota di Rusia. Langkah nyata ini berawal dari jaringan kerja sama DPD SWI Boyolali bersama pihak Rus Global Export LLC, yang disusun guna membuka peluang luas di berbagai sektor strategis daerah.
Ketua DPD SWI Boyolali, Hendri Hendradi, menjelaskan lingkup kerja sama mencakup bidang ekonomi, budaya, pariwisata, serta ketahanan pangan yang menjadi prioritas utama. “Rus Global Export LLC yang diwakili Ode Siniarsana N., sekaligus Direktur Utama PT Marina Raya Maju, bersama Muhamad Aliy Makmur, siap mendampingi petani Boyolali mengoptimalkan teknologi pertanian agar pendapatan mereka meningkat, serta memfasilitasi seluruh proses pengajuan Kota Kemitraan tersebut,” ungkapnya.
Prof. Dr. Ir. Supiiyat Nasir, MBA, menambahkan bahwa kolaborasi semacam ini sangat penting untuk menjembatani hasil penelitian dan penerapan langsung di lapangan. “Kita membutuhkan alih teknologi pertanian yang presisi serta pendampingan berkesinambungan kepada petani, agar kualitas dan jumlah hasil panen dapat meningkat secara nyata,” tegasnya.
Ode Siniarsana N., selaku Perwakilan Rus Global Export LLC, menyambut baik gagasan tersebut dan menegaskan kesiapan pihaknya. “Kami menyambut baik inisiatif Kota Kemitraan Boyolali–Rusia. Fokus kami adalah mendukung ketahanan pangan daerah melalui pendampingan teknologi pertanian dan penguatan rantai pasok bahan baku. Seluruh kerja sama akan kami jalankan sesuai kerangka hukum Indonesia, dituangkan dalam Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama yang transparan serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia melanjutkan, selain Boyolali, saat ini pihaknya juga sedang berkomunikasi intens dengan Badung Bali, Medan Sumatera Utara, dan Semarang Jawa Tengah untuk menjajaki kerja sama serupa. Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi penyelenggaraan seminar nasional, fasilitasi ekspor‑impor produk unggulan daerah ke Rusia, serta penyelesaian tahapan administratif hubungan Kota Kemitraan.
Secara hukum, kerja sama ini berlandaskan Undang‑Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2008, dengan dukungan fasilitasi Kementerian Luar Negeri serta persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Jika berjalan lancar, Boyolali akan memperoleh pasokan bahan baku yang stabil, akses teknologi pertanian mutakhir, serta kesempatan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah untuk bermitra dengan pengusaha resmi asal Rusia.
🟢 Penulis
🔴 Redaktur: Mawan








