
YOGYAKARTA || WARTA-JOGJA.COM – Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menyerahkan bantuan biaya hidup atau living cost kepada 306 mahasiswa asal Sumatera yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Penyerahan dilaksanakan di Markas Polda DIY pada Jumat (19/6/2026), sebagai wujud kepedulian terhadap mereka yang keluarganya menjadi korban banjir bandang di Sumatera pada akhir November tahun lalu.
Bantuan ini dikumpulkan secara swadaya dari donasi sukarela seluruh personel Polda DIY. Langkah ini mencerminkan kepekaan sosial Polri, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menurun, guna menjamin kelangsungan pendidikan generasi muda.
Kegiatan ini bukanlah yang pertama kali, melainkan lanjutan berkelanjutan misi kemanusiaan Polda DIY pascabencana. Sejak awal peristiwa, Polda DIY telah mendirikan dapur umum, mengirimkan bantuan logistik dan uang tunai langsung ke lokasi bencana, hingga menerjunkan personel Satuan Brimob Polda DIY ke Aceh untuk membantu evakuasi dan pemulihan.
Dalam sambutannya kepada perwakilan mahasiswa, Kapolda DIY menegaskan bahwa Yogyakarta adalah rumah kedua bagi mahasiswa luar daerah. Keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran studi mereka menjadi tanggung jawab bersama.
“Kami hadir agar adik‑adik tidak merasa sendiri. Bantuan ini adalah wujud empati dari seluruh personel dan mitra, supaya mereka tetap fokus belajar dan tidak putus asa meski keluarga di kampung halaman sedang diuji ketabahan akibat bencana,” ujar Kapolda DIY.
Perwakilan mahasiswa menyampaikan apresiasi mendalam. Bantuan dinilai sangat tepat waktu, mengingat banyak dari mereka mengalami kesulitan kebutuhan harian akibat terhambatnya komunikasi dan kiriman bulanan dari orang tua akibat bencana.
Melalui langkah ini, Polda DIY berharap dapat meringankan beban psikologis maupun finansial mahasiswa, sekaligus menjaga kondisi kamtibmas di lingkungan akademis tetap kondusif. Polri menegaskan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun menjalankan aksi kemanusiaan yang nyata.









