
KULON PROGO, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tata cara perawatan jenazah yang benar, Majelis taklim Zadul Maad Kalibawang memberikan edukasi pemulasaran jenazah pada Ahad (05/07/26). Kegiatan ini menyasar jamaah putri, ibu-ibu dan remaja Padaan Wetan, Kalurahan Banjarharjo, yang bertempat di Musala Nurul Qomar Padaan Wetan.
Kegiatan ini adalah kelanjutan dari rangkaian pelatihan pemulasaraan jenazah yang diselenggarakan sebelumnya. Hadir sebagai narasumber Bapak Mukhyidin selaku khadimul majelis. Beliau memberikan materi komprehensif dan pendampingan yang bagus mulai dari aspek fikih hingga teknis praktek rukti jenazah. Pelatihan rukti jenazah bagi perempuan sudah menjadi kebutuhan masyarakat sejak lama. selama ini kelompok perempuan belum banyak berpartisipasi dalam perawatan jenazah terlebih jika yang meninggal adalah perempuan.
Ketua PKK Padaan Wetan, Ibu Suratinah menyampaikan apresiasi dan menekankan bahwa keterampilan rukti jenazah ini sangat krusial di tingkat padukuhan agar warga, terutama kaum perempuan tidak lagi merasa bingung atau takut saat menghadapi musibah kematian. “Ilmu yang diberikan bapak mukhyidin sangat beguna untuk kita semua. Dari materi hingga praktek pemulasaran jenazah yang diberikan, kita semua jadi mengerti ilmunya yang sesuai syari’at agama. Penyampaiannya juga mudah di pahami” ujarnya.
“Kadang yang orang bayangkan ah takut dengan orang meninggal, tapi dengan ilmu yang kita dapatkan dan dengan praktek langsung kita semua jadi menyadari bahwa itu semua memang kewajiban kita yang masih hidup. Terutama (jika yang meninggal) jenazah perempuan” imbuhnya.
Kegiatan diikuti oleh 30 orang ibu-ibu jamaah putri di wilayah Padaan Wetan, Srandu dan Duwet. Kegiatan berlangsung cukup interaktif. Dalam kegiatan ini, para peserta diajak berdiskusi dan melakukan praktik langsung. Simulasi dilakukan agar warga memiliki gambaran nyata tentang cara memandikan yang menjaga kehormatan jenazah dan cara mengkafani jenazah dengan sempurna.
Rais perempuan Padaan Wetan, Ibu Nyimas Karmen, menyampaikan apresiasi mendalam atas edukasi dan bimbingan praktek oleh MT Zadul Maad. “Semoga ilmu yang telah disampaikan menjadi bekal yang bermanfaat bagi seluruh peserta dalam menjalankan salah satu fardu kifayah dengan benar sesuai syariat Islam. Terima kasih kepada Bapak Ustadz Mukhyidin atas ilmu, bimbingan, dan nasihat yang telah diberikan, serta kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat”, ujarnya. (myid)
🔴 Penulis
🌐 Redaktur: Mawan







