
YOGYAKARTA || WARTA-JOGJA.COM – Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Yogyakarta secara meriah menyelenggarakan Ta’aruf Akbar sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh hampir 3.000 santri yang menempuh pendidikan mulai jenjang SD hingga SMA, menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyatuan semangat seluruh keluarga besar pondok dalam menyambut tahun ajaran baru.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya serta pengibaran Bendera Merah Putih. Suasana semakin semarak lewat penampilan beragam bakat santri yang menampilkan kreativitas dan potensi unggul mereka, kemudian diakhiri dengan parade meriah yang melibatkan seluruh elemen: santri, unit-unit usaha pondok, hingga jajaran tenaga pendidik dan karyawan.
Pimpinan PPM MBS Yogyakarta, Fauzan Yakhsya, S.Hum., menjelaskan bahwa Ta’aruf Akbar merupakan agenda tahunan yang berfungsi ganda: selain memperkenalkan keseluruhan potensi yang dimiliki pondok, kegiatan ini juga menandai berakhirnya serangkaian pengenalan lingkungan bagi santri.
“MBS siap menyiapkan kader-kader terbaik bangsa dan akan mempersembahkan seluruh potensi yang dimiliki. Karena itu kami memohon dukungan dan doa agar MBS sebagai aset umat terus berkembang, semakin maju, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujar Fauzan.
Ia menambahkan bahwa komunitas santri saat ini berasal dari berbagai pelosok Indonesia meliputi Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Nusa Tenggara, hingga Papua. Tahun ini pun MBS menerima tiga santri tambahan dari negara tetangga Malaysia, terdiri atas dua santri putri dan satu santri putra.
Selain pembinaan akademik dan keagamaan, pondok sangat menekankan pengembangan minat dan bakat melalui ekstrakurikuler seperti Tapak Suci dan Hizbul Wathan. Prestasi di bidang ini pun telah dibuktikan santri Faqih dan Yusuf dengan torehan penghargaan mulai tingkat kabupaten hingga nasional.
“Harapannya, santri semakin mengenal MBS dan merasa betah belajar di sini sehingga tujuan pendidikan mereka dapat tercapai. Kami ingin terus melahirkan calon-calon pemimpin bangsa. Alhamdulillah, alumni kami juga banyak yang diterima di perguruan tinggi luar negeri, seperti di Mesir, Madinah, Maroko, Yaman, dan Turki,” tuturnya lebih lanjut.
Panewu Pambanan Purwanti, S.H., M.M., yang turut hadir menyampaikan apresiasi mendalam atas peran nyata PPM MBS Yogyakarta. “MBS telah berperan bersama pemerintah dalam membina generasi Indonesia, tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual dan emosional. Kami berharap dari MBS akan lahir kader-kader bangsa yang memberikan manfaat bagi umat,” katanya.
Dengan berakhirnya Ta’aruf Akbar, seluruh elemen keluarga besar PPM MBS Yogyakarta meneguhkan komitmen bersama: terus menjadi pelopor pondok pesantren Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan senantiasa mewujudkan manfaat luas bagi bangsa dan masyarakat.
🔴 Penulis
🌐 Redaktur : Mawan








