WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memberikan pembinaan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kapanewon Girisubo, Rabu (4/11/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya kedisiplinan, integritas, tanggung jawab pelayanan publik, serta penerapan pola hidup sehat sebagai fondasi mewujudkan birokrasi yang profesional dan berkualitas.
Momentum pembinaan ini sekaligus menjadi sarana evaluasi dan penguatan komitmen aparatur pemerintahan dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bupati mengingatkan bahwa pengabdian sebagai ASN tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi harus dilandasi ketulusan, kepedulian, profesionalisme, dan tanggung jawab.
Menurutnya, setiap aparatur harus mampu menjaga integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Kedisiplinan dan kesungguhan bekerja menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Bupati Tekankan Kedisiplinan Lurah dalam Koordinasi Pemerintahan
Dalam arahannya, Bupati memberikan instruksi kepada Panewu Girisubo agar melakukan pendataan terhadap lurah yang dinilai kurang disiplin, terutama mereka yang berulang kali tidak menghadiri undangan koordinasi di tingkat kapanewon.
Bupati menilai kehadiran dalam forum koordinasi merupakan bagian dari tanggung jawab seorang lurah. Sinergi antara pemerintah kapanewon dan kalurahan perlu dijaga agar penyelenggaraan pemerintahan serta pelaksanaan program pembangunan di wilayah dapat berjalan efektif.
“Kalau ada Lurah yang diundang tidak hadir, wakilnya perlu disuruh pulang, sebagai sarana evaluasi supaya lebih menghargai peran Kapanewon,” tegas Endah.
Arahan tersebut menjadi penegasan bahwa kedisiplinan, kepatuhan terhadap mekanisme koordinasi, dan penghargaan terhadap kelembagaan merupakan unsur penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang tertib, solid, dan bertanggung jawab.
Dorong Pola Hidup Sehat dengan Mengutamakan Pangan Lokal
Selain menyoroti kedisiplinan aparatur, Bupati Gunungkidul juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas kerja ASN.
Menurutnya, kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang mendukung optimalisasi kinerja dan keberlangsungan pelayanan publik. Aparatur yang sehat diharapkan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal.
Sebagai langkah konkret, Bupati menerbitkan Surat Edaran (SE) yang mengatur penyediaan konsumsi dalam rapat maupun kegiatan pemerintahan agar mengutamakan pangan lokal non-gluten dan bebas tepung terigu.
Jenis makanan yang dianjurkan antara lain olahan berbahan dasar jagung, ubi, dan kacang-kacangan yang diolah dengan cara direbus. Kebijakan ini tidak hanya bertujuan membangun kebiasaan konsumsi yang lebih sehat, tetapi juga mendorong pemanfaatan dan penyerapan hasil pertanian lokal.
Selain itu, Bupati mewajibkan pelaksanaan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) secara terstruktur sebagai bagian dari pembiasaan aktivitas fisik di lingkungan pemerintahan.

Girisubo Perkuat Gerakan Pangan Lokal dan Jumat Sehat
Menanggapi arahan Bupati, Panewu Anom Girisubo, Hari Susanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan sejumlah kegiatan yang mendukung penguatan pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, serta penerapan pola hidup sehat.
Salah satunya melalui kegiatan Gerebek Pasar yang diselenggarakan setiap minggu pertama. Untuk Jumat Pahing mendatang, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Pasar Ngrancah.
Selain itu, setiap Selasa dilaksanakan kegiatan korve untuk mendukung Gerakan Pengembangan Pangan dan Gizi (Gerbang Pagi).
“Kami menanam cabai, yang diapresiasi ibu Bupati, selain cabai juga ada jahe , lengkuas, terong dll,” ujar Hari.
Menurut Hari, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan sekaligus upaya mendukung ketersediaan pangan lokal dan pengembangan tanaman produktif di lingkungan pemerintahan.
Tidak hanya itu, pada Jumat minggu terakhir setiap bulan, Kapanewon Girisubo juga menyelenggarakan kegiatan Jumat Sehat melalui Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), sebagaimana arahan Bupati.
Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan bazar UMKM yang mengangkat dan mempromosikan berbagai produk lokal Girisubo. Melalui kegiatan ini, pemerintah kapanewon berupaya mengintegrasikan gerakan hidup sehat dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bangun ASN Sehat, Berintegritas, dan Berorientasi Pelayanan
Pembinaan ASN di Kapanewon Girisubo diharapkan mampu memperkuat budaya kerja aparatur yang disiplin, profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Penguatan koordinasi pemerintahan, pembiasaan pola hidup sehat, pemanfaatan pangan lokal, hingga pemberdayaan UMKM menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pemerintahan yang produktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bupati juga mengajak seluruh aparatur untuk menjalankan tugas dengan hati, penuh rasa syukur, serta menjunjung tinggi tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Melalui sinergi antara kedisiplinan birokrasi, peningkatan kualitas pelayanan, dan penerapan pola hidup sehat, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap dapat mewujudkan ASN yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.




