
(Foto Olivia Rianjani)
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Seiring diberlakukannya rekayasa lalu lintas di Jembatan Kewek oleh Satlantas Polresta Yogyakarta sejak 10 Desember 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mengimbau seluruh calon penumpang untuk memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun.
Rekayasa lalu lintas tersebut diprediksi menimbulkan kepadatan di sejumlah jalur utama menuju Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan.
Untuk mengantisipasi kemungkinan keterlambatan, KAI Daop 6 mengimbau agar penumpang datang lebih awal agar tidak tertinggal kereta.
Manager Humas KAI Daop 6, Feni Novida Saragih, menegaskan langkah ini sebagai upaya menjaga kenyamanan dan ketepatan waktu perjalanan.
“Kami mengimbau seluruh pelanggan KA yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan untuk memperkirakan waktu perjalanan menuju stasiun dan datang lebih awal. Hal ini penting agar pelanggan tidak tertinggal kereta dan tetap bisa menikmati perjalanan dengan nyaman,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).
Selain itu, KAI Daop 6 juga telah mengirimkan informasi melalui SMS dan WhatsApp Blast kepada pelanggan, berisi anjuran kedatangan lebih awal sebagai langkah antisipatif menghadapi kemungkinan kepadatan lalu lintas.
Feni menegaskan, meski arus lalu lintas mengalami rekayasa, operasional kereta api tetap berjalan normal sesuai jadwal. Ia berharap, dengan langkah ini, masyarakat tetap dapat melakukan perjalanan tanpa hambatan meskipun terjadi perubahan arus lalu lintas di sekitar Jembatan Kewek.
“Seluruh perjalanan kereta api tetap berangkat tepat waktu. Dengan datang lebih awal, pelanggan tetap bisa menikmati perjalanan dengan tenang, nyaman, dan penuh kepastian waktu,” jelas Feni.

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN












