
GUNUNGKIDUL, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Proses belajar mengajar selama bulan Ramadhan 1446 H tahun ajaran 2025 menurut Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gunungkidul pengalami penyesuaian.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati, mengatakan penyesuaian ini mengacu kebijakan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025, serta Surat Edaran Bersama terkait pembelajaran selama bulan Ramadan.
“Selama bulan Ramadhan jam pembelajaran di sekolah akan dikurangi. Selain itu, peserta didik diharapkan mengikuti berbagai kegiatan keagamaan untuk memperkuat nilai-nilai karakter dan spiritualitas,” jelas Nunuk, Selasa (25/02/2025).
Dijelaskan lebih lanjut mengenai penyesuaian jadwal sekolah selama bulan Ramadhan sesuai Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul Nomor 32 Tahun 2025, berdasarkan kebijakan tersebut, jadwal pembelajaran selama Ramadan adalah sebagai berikut ;
libur sekolah pada awal bulan Ramadhan berlangsung dari tanggal 27 Februari hingga 5 Maret 2025. Kegiatan pembelajaran di sekolah tetap berlangsung mulai 6 hingga 25 Maret 2025, namun dengan pengurangan lima (5) menit pada setiap jam pelajaran,
“Selanjutnya kegiatan libur pada hari raya idul fitri dimulai pada tanggal 26 Maret sampai 8 April 2025 dan kegiatan belajar mengajar kembali normal jatuh pada bulan April 2025,” terangnya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul juga menghimbau di bulan ramadhan kegiatan keagamaan di sekolah perlu ditingkatkan,
“Guna memperkuat karakter peserta didik, bagi siswa Muslim peningkatan kegiatan keagamaan di sekolah sangat diperlukan,” ujarnya.
Kegiatan keagamaan yang disarankan meliputi, pesantren kilat, kajian keislaman, tadarus Al-Qur’an serta aktivitas lainya yang mendukung pembentukan akhlak mulia.
“Bagi siswa non-Muslim, sekolah diarahkan menyediakan kegiatan bimbingan rohani, menyesuaikan keyakinan masing-masing siswa, ” terangnya.
Disampaikan pula perlunya orang tua sebagai pendukung, mempunyai peran penting serta mendampingi putra-putrinya selama bulan ramadhan baik belajar di rumah maupun bimbingan beribadah.
(Red/ Mawan)








