YOGYAKARTA, WARTA-JOGJA.COM – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) secara resmi melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2026–2031 pada Senin (14/9/2026) di Hotel Alana Yogyakarta. Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga Rabu (16/9/2026) ini sekaligus menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-DIY dengan tema “Urgensi Politik Hukum dalam Pembangunan Daerah”.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani, memimpin langsung prosesi pelantikan serta pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Kepala Kesbangpol DIY, Lilik Andi Aryanto, S.I.P., M.M., hadir mewakili Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk menyampaikan ucapan selamat sekaligus mendorong sinergi partai politik dengan pemerintah daerah. Sebanyak 240 peserta memenuhi kegiatan, terdiri atas 55 calon pengurus DPD, 15 pengurus KSB DPC, 150 kader, serta tamu undangan dari unsur pimpinan partai politik, Muspida, KPU, dan Bawaslu.
Heru Bantolo Tegaskan Komitmen Perkuat Perjuangan Hanura di DIY
Dalam prosesi tersebut, Bendera Pataka Hanura diserahkan secara langsung kepada Ketua DPD Hanura DIY yang baru dilantik, Heru Bantolo, S.H., M.H. Ketua Umum DPP Hanura, Dr. Oesman Sapta, berhalangan hadir sehingga penyerahan dilaksanakan oleh Sekjen DPP.
Usai pelantikan, Heru Bantolo menyampaikan tekad untuk mengembangkan dan mengukuhkan keberadaan Hanura di seluruh wilayah DIY.
“Saya akan terus mengibarkan bendera Hanura sekaligus memperkuat perjuangan partai di tengah masyarakat,” tegas Heru.
Sementara itu, Lilik Andi Aryanto menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap momentum konsolidasi organisasi semakin mempererat kerja sama antara partai politik dan pemerintah daerah demi mendorong pembangunan yang merata di bumi Mataram.
Bimtek Nasional Angkat Tema Politik Hukum Pembangunan Daerah
Kegiatan pelantikan segera diikuti pembukaan Bimtek Nasional yang dipimpin langsung oleh Sekjen DPP Hanura Benny Rhamdani pada Senin malam. Ketua Panitia Pelaksana, Ratna Ester L. Tobing, S.H., S.IP., M.M., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sebelum sesi materi dimulai.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta menerima pembekalan mendalam dari para pakar, akademisi, serta narasumber tingkat nasional. Materi yang disajikan mencakup tujuh pokok bahasan strategis:
1. Menakar RAPBN 2027 dalam Pembangunan Daerah – disampaikan oleh Dr. Drs. Agus Fathoni, M.Si., difasilitasi Drs. Zulhendri Chaniago
2. Dinamika Politik dan Regulasi Pemilu – disampaikan oleh Dr. Ida Budiati, difasilitasi Serfasius Serbaya Manek, S.H., M.H.
3. Konstitusionalitas Perda yang Berpihak pada Rakyat untuk Pemberdayaan Daerah – disampaikan oleh Prof. Dr. Suparman Marzuki
4. Demokrasi Elektoral dan Akuntabilitas Publik – disampaikan oleh Dr. Abdul Gaffar Karim, difasilitasi Hengky Irawan
5. Politik Hukum dalam Pembentukan Program Perda — disampaikan oleh Dr. Gugun El Guyanie, S.H., LL.M., difasilitasi Togar M. Nero
6. Manajemen Reses, Aspirasi Publik, dan Open Parliament (Pokir) -disampaikan oleh Prof. Dr. Wawan Mas’udi, difasilitasi Budi Hermansyah, S.S.
7. Efektivitas Pelaksanaan UU Penanggulangan Bencana di Daerah – disampaikan oleh Dr. apt. Rustiyan, S.Si., M.Kes., difasilitasi Ir. H. A. Bambang Irianto
Konsolidasi Organisasi & Penguatan Kapasitas Kader Menjadi Fokus Utama
Melalui pelantikan kepengurusan baru dan rangkaian bimtek yang komprehensif, Hanura menegaskan dua arah kebijakan sekaligus: memperkuat fondasi organisasi di tingkat daerah, serta meningkatkan kapasitas para wakil rakyat agar mampu menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara berkualitas.
Partai berharap para anggota legislatif yang telah dibekali pemahaman hukum, politik, dan manajemen pemerintahan menjadi lebih responsif, terbuka, dan akuntabel terhadap aspirasi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan jargon perjuangan partai: Bangkit, Jaya, Menang.
Penulis: LH


