WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – PT JSK Midaser dan PT Woneel Midas Rits berencana memperluas industri manufaktur di Candirejo, Kapanewon Semin, Gunungkidul. Ekspansi tersebut ditargetkan membuka sekitar 1.000 lapangan kerja baru pada 2027, sehingga total tenaga kerja yang terserap diperkirakan mencapai 3.500 orang.
Rencana itu dibahas dalam audiensi perusahaan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul di Kantor Bupati Gunungkidul, Selasa (29/9/2026). Perwakilan perusahaan, Sita, mengatakan pengembangan usaha dilakukan melalui penambahan lini produksi, termasuk produk ikat kepala serta manset, selain sarung tangan.
Untuk mendukung ekspansi, perusahaan menyiapkan tambahan lahan operasional sekitar 2,5 hektare yang terdiri atas 14 bidang tanah di kawasan Candirejo.
Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Arif Aldian, menjelaskan transfer manajemen dari PT Woneel kepada PT JSK tidak mengubah kegiatan maupun lokasi operasional perusahaan. Status pekerja tetap berjalan, sementara sejumlah dokumen perizinan seperti PKKPR, dokumen lingkungan, Andalalin, PBG, dan SLF akan disesuaikan dengan perubahan kepemilikan.
Pemkab juga mendukung pengembangan kawasan melalui pembangunan akses jalan. Plt. Kepala Dinas PUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, mengatakan pengecoran jalan kawasan Candirejo sedang berlangsung dengan anggaran sekitar Rp974 juta dari APBD dan ditargetkan selesai 25 Oktober 2026. Pemkab juga mengusulkan peningkatan jalan tersebut melalui program Inpres Jalan Daerah.
Sementara itu, penggunaan lahan yang berstatus Lahan Sawah Dilindungi (LSD) masih dikoordinasikan dengan Kantor Pertanahan Gunungkidul dan Kementerian ATR/BPN.
Bupati Gunungkidul menyambut baik rencana investasi tersebut dan meminta pelayanan perizinan dilakukan secara cepat sesuai ketentuan. Pertemuan juga membahas peluang kerja sama dengan Korea Water Resources Corporation terkait tawaran hibah Pemerintah Korea Selatan untuk pembangunan pembangkit listrik dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).


