
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY bersama Polda DIY akan menggelar Srawung Agung Kelompok Jaga Warga pada Jumat, 21 November 2025, mulai pukul 08.00 WIB di Halaman Mapolda DIY, Sleman. Acara ini diperkirakan dihadiri sekitar 1.000 personel Jaga Warga dari seluruh wilayah DIY.
Srawung Agung menjadi ajang berkumpul dan berbagi pengalaman bagi para anggota Jaga Warga. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat komitmen menjaga ketertiban dan keharmonisan sosial di masyarakat.
Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Madya, Ditya Nanaryo Aji, mengatakan bahwa Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dipastikan hadir dalam acara tersebut.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang pertemuan fisik, tetapi juga momentum memperkuat jejaring sosial dan meneguhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima wartawan, Kamis 20 November 2025.
Lebih rinci, lanjut Dedi, pada jumlah peserta berasal dari lima kabupaten/kota di DIY, yakni meliputi Kota Yogyakarta 180 orang, Sleman 440 orang, Bantul 260 orang, serta masing-masing 60 orang dari Kulon Progo dan Gunungkidul.
“Kehadiran mereka mencerminkan peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan lingkungan di tingkat akar rumput,” tuturnya.
Menurutnya, para anggota Jaga Warga juga akan menyampaikan pesan kebersamaan dan mengajak masyarakat untuk terus memelihara keamanan.
“Kami berharap semangat toleransi, anti-kekerasan, dan penyelesaian masalah melalui jalur hukum semakin kuat di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan golongan di DIY,” ujarnya.
Ditya Aji menambahkan, sebagai simbolisasi komitmen mereka, nantinya akan dilakukan penyerahan rompi Jaga Warga secara simbolis kepada perwakilan masing-masing wilayah kepolisian.
Dari Polresta Yogyakarta rompi diterima Eko Triono dan Widadi, Polresta Sleman oleh Anwar Sudrajat dan Yacob Irawan, Polres Bantul oleh Subarno dan Mustofa, Polres Kulon Progo oleh Magi dan Tustiyanti, serta Polres Gunungkidul oleh Ari Iswanto dan Mugi Raharjo.
“Rompi ini bukan sekadar seragam, tetapi simbol tanggung jawab sosial yang harus dijalankan oleh setiap anggota Jaga Warga di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN












