UKDW Gelar Aksi Bersih Sungai Code, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan (warta-jogja.com)
WARTA-JOGJA.COM || YOGYAKARTA, Suasana penuh semangat gotong royong mewarnai bantaran Sungai Code di kawasan Taman Perwira, Prawirodirjan, Gondomanan, Jumat (9/10/2026).
Puluhan civitas akademika Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta turun langsung membersihkan aliran sungai, membuka rangkaian Dies Natalis ke-64 sekaligus menyambut Hari Jadi Kota Yogyakarta ke-270.
Dari Diskusi ke Aksi Nyata
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi konservasi sungai sehari sebelumnya. Jika sebelumnya ide-ide digulirkan, kali ini aksi nyata dilakukan: membersihkan sampah dan menanam pohon di tepian Sungai Code.
Rektor UKDW, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, ST, MT, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Yogyakarta atas dukungan penuh.
“UKDW siap bergandengan tangan dengan pemerintah untuk kegiatan lingkungan hidup ke depan,” tegasnya.
Ia juga mengumumkan bahwa puncak Dies Natalis akan digelar pada 30 Oktober 2026, dengan orasi ilmiah bertema ekologi dan kesehatan mental.
Kolaborasi Penta Helix
Komitmen UKDW sejalan dengan visinya sebagai Sustainable Entrepreneurial Research University.
Dr. Wiyatiningsih menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak atau penta helix untuk mewujudkan lingkungan hidup berkelanjutan.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang hadir langsung, memberikan apresiasi kepada seluruh elemen yang terlibat: Pemda DIY, Dinas Lingkungan Hidup, Brimob Polda DIY, Angkatan Udara Hadi Cipto, Rotary Club, komunitas peduli sungai, hingga dosen dan mahasiswa UKDW.
“Tema hari jadi Kota Yogyakarta ke-270 adalah Otentik Konkret. Otentik berarti kembali pada budaya gotong royong, Konkret adalah wujud nyatanya, seperti aksi pagi ini,” jelas Hasto.
Sungai Code, Nadi Kehidupan Kota
Setelah sambutan, peserta menanam pohon di Taman Perwira lalu bergerak membersihkan bantaran sungai. Di bawah langit cerah, kebersamaan terasa kental.
Aksi ini bukan sekadar mengangkat sampah, melainkan simbol kepedulian dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat terhadap kelestarian Sungai Code, sungai yang menjadi nadi kehidupan Kota Yogyakarta. (mar)

