
WARTA-JOGJA.COM, JAKARTA – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Wamen Kemendes PDT, Ir. H. Ahmad Riza Patria, menerima kunjungan audiensi dari jajaran panitia penyelenggara Musyawarah Nasional Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) serta rangkaian peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) tahun 2026. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wamen Kemendes PDT pada hari Sabtu, 25 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut turut hadir sejumlah tokoh dan pengurus organisasi, di antaranya Pembina SWI Yudi Irawan, S.H., Ketua Panitia Penyelenggara Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, MBA, Sekretaris Panitia Farid Husen, serta Penanggung Jawab Kegiatan Wilayah Hendri Hendradi.
Kedatangan rombongan panitia memiliki tujuan utama untuk menyampaikan undangan resmi sekaligus memohon dukungan dari jajaran pimpinan kementerian terhadap pelaksanaan dua agenda besar tersebut. Berdasarkan rencana yang disampaikan, Munas SWI dan puncak rangkaian peringatan HKPS 2026 akan diselenggarakan di Desa Banyuanyar, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 19 hingga 21 Mei 2026.
Menyikapi rencana tersebut, Wamen Kemendes PDT Ahmad Riza Patria menyambut dengan antusias dan memberikan tanggapan positif sekaligus menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan secara penuh. Menurutnya, lembaga pers memiliki peran yang sangat strategis dan tak terpisahkan dalam proses pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong kemajuan wilayah pedesaan.
“Pers merupakan mitra strategis yang memiliki andil besar dalam pembangunan desa. Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada SWI yang telah mengambil keputusan untuk menjadikan wilayah desa sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan berskala nasional ini. Langkah tersebut sejalan dengan semangat pembangunan yang digalakkan pemerintah, yaitu membangun Indonesia dari wilayah pinggiran hingga ke pusat. Insya Allah, kami menyatakan kesiapan untuk mendukung sepenuhnya dan akan melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang terkait demi memastikan terselenggaranya acara ini dengan sukses dan lancar,” tegas Ahmad Riza Patria.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, MBA, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas sambutan hangat serta dukungan yang diberikan oleh jajaran kementerian. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut menjadi dorongan semangat yang sangat berharga bagi seluruh panitia dan anggota organisasi.
“Dukungan yang diberikan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menjadi energi besar yang akan memperkuat langkah kami dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Pemilihan Desa Banyuanyar, Boyolali sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan, melainkan merupakan wujud nyata komitmen SWI untuk senantiasa mendekatkan diri kepada masyarakat akar rumput, sekaligus menjadi sarana untuk mengangkat dan mempromosikan berbagai potensi serta keunggulan yang dimiliki oleh daerah tersebut ke tingkat nasional,” ungkap Supiyat Nasir.
Pembina SWI, Yudi Irawan, S.H., menambahkan bahwa penyelenggaraan Munas SWI 2026 dan peringatan HKPS 2026 memiliki makna dan tujuan yang mendasar. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk memperkuat kualitas profesionalisme insan pers di seluruh tanah air, sekaligus menjadi pengingat kolektif mengenai pentingnya menjunjung tinggi kebebasan pers yang dijalankan secara bertanggung jawab, objektif, dan berkeadilan dalam melaksanakan fungsi pengawalan terhadap seluruh kebijakan dan proses pembangunan yang berlangsung.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan tersebut akan diikuti oleh para insan pers yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, unsur pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan kerja sama antar berbagai pihak sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pers dan perkembangan wilayah pedesaan di Indonesia.
🌐 Penulis
🔶 Redaktur: Mawan












