
WARTA-JOGJA.COM, BANTUL, DIY – Kantor Urusan Agama (KUA) Sewon ditetapkan sebagai lokasi laboratorium lapangan bagi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fikih dan Ushul Fikih Madrasah Aliyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Penetapan ini bertujuan untuk mendalami secara langsung efektivitas penyelenggaraan program Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) serta inovasi layanan keagamaan yang diterapkan, guna memperkaya wawasan dan materi pendidikan keluarga di lingkungan madrasah. Kegiatan studi lapangan yang sarat manfaat ini berlangsung di Aula Balai Nikah KUA Sewon, Kabupaten Bantul, pada Rabu (20/5/2026).
Selain memfokuskan pembahasan pada substansi dan pelaksanaan BIMWIN, para peserta yang merupakan tenaga pendidik juga diperkenalkan pada berbagai terobosan dan inovasi layanan publik yang dikembangkan KUA Sewon. Di antaranya adalah program KAPERU yang diperuntukkan bagi warga masyarakat Bantul, penerapan sistem digitalisasi administrasi nikah melalui aplikasi SIMKAH, serta kemudahan akses informasi keagamaan melalui platform aplikasi Lurik Jogja dan kanal media sosial resmi yang dikelola secara aktif.
Pertemuan rutin yang dihadiri oleh guru mata pelajaran Fikih dan Ushul Fikih dari berbagai Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta se-DIY ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat pemahaman seputar pembinaan keluarga serta tata kelola layanan keagamaan yang berbasis edukasi. Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Sewon, Mustafied Amna, S.Ag., M.H., memaparkan secara rinci berbagai program unggulan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan kesiapan keluarga, mulai dari Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN), Bimbingan Perkawinan, hingga program lanjutan Pusaka Sakinah.
Diketahui, KUA Sewon secara rutin dan konsisten menyelenggarakan kegiatan BIMWIN sebanyak dua kali dalam setiap bulan, dengan cakupan pelayanan yang mencapai sekitar 600 pasangan calon pengantin setiap tahunnya. Materi yang disajikan tidak hanya terbatas pada penguatan nilai-nilai dasar keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, namun juga dilengkapi dengan bekal praktis pengelolaan rumah tangga, literasi keuangan keluarga yang sehat, hingga penyusunan rencana pernikahan atau marriage planning, sebagai fondasi membangun keluarga yang matang, berkualitas, dan berkelanjutan.
Ketua MGMP Fikih-Ushul Fikih MA DIY, Muhammad Amin, S.Ag., M.H., yang didampingi oleh Sekretaris, Muhammad Sarifudin, S.Pd., mengaku sangat terkesan dan memperoleh banyak perspektif baru yang berharga dari hasil kunjungan studi ini.
“Alhamdulillah, luar biasa sekali. Melalui kegiatan studi ini, kami mendapatkan wawasan yang sangat lengkap mengenai sistem pelayanan yang ada di KUA Sewon. Mulai dari substansi bimbingan perkawinan, penerapan digitalisasi layanan lewat SIMKAH, hingga pendampingan berkelanjutan bagi pasangan suami istri demi mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” ungkap Muhammad Amin.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam sekaligus Penanggung Jawab (PIC) kegiatan BIMWIN Mandiri Klasikal KUA Sewon, Rustam, S.Pd.I., M.Pd., menilai pertemuan ini sebagai ruang diskusi konstruktif dan wadah belajar bersama yang menyatukan perspektif antara institusi pendidikan madrasah dengan lembaga urusan agama. Hal ini diperkuat dengan pelaksanaan Forum Diskusi Kelompok atau FGD yang mendalam terkait strategi penguatan pendidikan keluarga.
“Kami sangat berharap agar KUA Sewon dapat terus berperan sebagai laboratorium lapangan bagi rekan-rekan MGMP MAN dan MAS se-DIY. Tujuannya adalah untuk bersama-sama memperkuat kualitas BIMWIN Mandiri, sekaligus mengembangkan inovasi edukasi bagi calon pengantin dan para fasilitator, salah satunya melalui media podcast yang kami kembangkan,” ujar Rustam.
Kolaborasi erat ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan pendidikan dan ketahanan keluarga bukanlah tanggung jawab lembaga keagamaan semata, melainkan memerlukan sinergi kuat dengan dunia pendidikan. Melalui pendekatan kolaboratif ini, diharapkan nilai-nilai ketahanan keluarga, pendidikan karakter, serta kesiapan mental membina rumah tangga dapat ditanamkan lebih dini, matang, dan menyeluruh kepada generasi muda penerus bangsa. (Rtm)

🌐 Redaktur: Mawan







