
GUNUNGKIDUL, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Suasana gardu pos kamling RT 06/04 Padukuhan Ngelo, Petir, Rongkop, sempat gaduh saat berlangsungnya penjurian Lomba Gema Pos Satkamling tingkat Kabupaten Gunungkidul, Kamis 25 Juni 2026 malam. Kejadian yang sempat menimbulkan kekhawatiran itu ternyata merupakan bagian dari simulasi kesiapan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Sejak pukul 18.30 WIB, warga beserta panitia sudah berkumpul menunggu kedatangan tim juri. Tepat pukul 19.00 WIB, rombongan tiba di lokasi dan penilaian segera dimulai. Saat para petugas ronda sedang menghentakkan irama kenthongan, tiba‑tiba terdengar suara teriakan minta tolong dari arah barat gardu. Warga setempat, Sutini, mengaku melihat sosok yang dianggap mencurigakan hendak mendekati rumahnya.
Mendengar teriakan itu, warga yang ada di lokasi segera bergerak. Salah seorang warga, Pardi, bersama tetangga lain mendatangi orang tersebut dan mengamankannya ke gardu pos kamling. Situasi sempat memanas dan terduga pelaku nyaris dikeroyok, namun segera ditenangkan oleh petugas Linmas dan warga yang menjaga ketertiban.

Setelah diperiksa dan dimintai keterangan, diketahui orang tersebut adalah seorang pengantar paket yang sedang melayani transaksi bayar di tempat atau cash on delivery (COD). Kesalahpahaman pun segera diluruskan dan diselesaikan dengan damai. Belakangan diketahui, kejadian ini memang dirancang sebagai bentuk kreativitas warga untuk menunjukkan kesiapan pos kamling dalam merespons situasi darurat.
Panewu Anom Kapanewon Rongkop, Kardiyono, S.IP., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme warga. “Kami sangat bangga dan berterima kasih. Saat ditunjuk mewakili kapanewon, warga Ngelo hanya menjawab siap dan siap. Semoga usaha ini membuahkan hasil terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Gunungkidul, Sigit Pramudiyanto, menjelaskan tujuan lomba ini. “Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong‑royong. Pos kamling adalah garda terdepan keamanan di tingkat warga,” katanya.
Ia menambahkan, penilaian akan dilakukan secara objektif. Pemenang tingkat kabupaten nantinya akan mewakili Gunungkidul dalam ajang se‑Daerah Istimewa Yogyakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Bayangkara 2026.

🌐Redaktur : Mawan








