
WARTA – JOGJA.COM || BANTUL, DIY (8 Agustus 2026) – Menyusul penugasan sejumlah pegawai ke lingkungan KUA lain oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Kantor Urusan Agama Sewon melakukan penataan organisasi melalui penyesuaian penanggung jawab program dan pembagian tugas. Langkah ini ditempuh guna menjaga kesinambungan pelayanan publik serta memastikan kinerja tetap berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Kepala KUA Sewon, H. Mustafied Amna, menyampaikan bahwa penataan organisasi ini merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan beban dan ruang lingkup tugas sesuai dengan kebutuhan lembaga sekaligus kompetensi yang dimiliki setiap pegawai.
“Penataan organisasi merupakan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan layanan sekaligus memastikan setiap pegawai dapat menjalankan tugas sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi,” ujarnya.
Dalam rapat internal keluarga besar KUA Sewon, ditetapkan sejumlah pergantian penanggung jawab program sebagai berikut:
– Rustam menggantikan Nurul Aeni sebagai Penanggung Jawab Majelis Taklim (Nurul Aeni mendapat penugasan ke KUA Kasihan);
– Siti Zulaikha menerima amanah sebagai Penanggung Jawab Dharma Wanita;
– Nunung dipercaya memperkuat tim media dan informasi;
– Luthfi Abdurrahman menggantikan Aris Wahyudi sebagai Penanggung Jawab Wakaf (Aris Wahyudi bertugas di KUA Pleret);
– Pujiyanto ditetapkan sebagai Penanggung Jawab Program Lurik Jogja;
– Mukharis diamanahi pembinaan Majelis Taklim Pacar.
Selaras dengan penetapan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Sewon, Rustam, yang kini juga menjabat sebagai Penanggung Jawab Majelis Taklim, menegaskan komitmennya untuk senantiasa memberikan pelayanan legalisasi majelis taklim secara ramah, profesional, efektif, dan akuntabel guna menjaga standar kualitas layanan KUA Sewon kepada seluruh lapisan masyarakat.

Redaktur: Mawan








