
WARTA-JOGJA.COM || YOGYAKARTA – Aksi penyampaian aspirasi yang digelar Aliansi Mahasiswa UGM di kawasan Simpang Empat Gramedia pada Selasa, 1 September 2026, dipastikan berakhir aman, tertib, dan kondusif. Massa secara resmi telah membubarkan diri pada pukul 22.15 WIB. Polda DIY menegaskan pelayanan humanis menjadi pendekatan utama dalam pengamanan guna menjamin hak menyampaikan pendapat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan berjalan lancar berkat pendekatan humanis personel kepolisian yang didukung jaga warga, ormas, serta kedewasaan warga sekitar lokasi. Sempat terjadi kesalahpahaman antara massa aksi dan warga akibat penutupan jalan serta durasi aksi yang berlangsung hingga malam, memicu keributan kecil yang dengan cepat dikendalikan kepolisian.
Terdapat peserta aksi yang mengalami luka ringan akibat terjatuh saat saling dorong, yang segera ditangani tim medis dan dievakuasi menggunakan ambulans UGM ke Rumah Sakit Panti Rapih serta telah kembali ke rumah masing-masing. Sebagian personel Polresta Yogyakarta juga terkena semprotan diduga cairan merica dan segera mendapat penanganan awal di lokasi. Pihak kepolisian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bersama-sama menjaga ketertiban.
Arus lalu lintas di Simpang Empat Gramedia yang sempat dialihkan kini telah kembali normal sepenuhnya. Polda DIY dan jajaran Polres menggelar patroli di titik strategis guna menjaga keamanan pasca-aksi. Pihak kepolisian juga mengimbau mahasiswa agar segera kembali ke tempat tinggal masing-masing dengan tertib dan mengutamakan keselamatan.








