UKDW Peringati Dies Natalis ke-64: Berakar dalam Iman, Tumbuh Lewat Inovasi dan Keberlanjutan (warta-jogja.com)
WARTA-JOGJA.COM || YOGYAKARTA – Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta resmi memperingati Dies Natalis ke-64 pada Jumat, 30 Oktober 2026 di Auditorium Koinonia UKDW. Mengusung tema “Rooted in Faith, Sprouting in Innovation and Sustainability” atau Berakar dalam Iman, Tumbuh dalam Inovasi dan Keberlanjutan, perayaan ini menjadi momen refleksi sekaligus penguatan komitmen lembaga dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Perjalanan panjang UKDW bermula dari pendirian Sekolah Tinggi Theologia Duta Wacana pada tahun 1962, hasil penggabungan Akademi Teologia Jogjakarta dan Sekolah Teologia Bale Wiyata dari Malang. Kemudian pada tahun 1985, lembaga ini resmi berkembang menjadi Universitas Kristen Duta Wacana. Kini memasuki usia ke-64, UKDW terus memperkokoh perannya melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada inovasi dan keberlanjutan.
Rangkaian kegiatan peringatan telah berjalan sejak Juli hingga Oktober 2026, mendorong kolaborasi lintas pihak mulai dari perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, media, hingga komunitas untuk menghadirkan solusi inovatif yang bermanfaat langsung bagi masyarakat luas.
Rektor UKDW, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T., dalam laporannya menyampaikan berbagai pencapaian institusi. Saat ini UKDW mengelola tujuh fakultas dan 18 program studi dengan 3.444 mahasiswa aktif pada semester gasal 2026/2027, termasuk 523 mahasiswa baru. Didukung oleh 203 dosen, tujuh di antaranya guru besar dan 148 dosen telah tersertifikasi, UKDW berhasil mempertahankan akreditasi institusi Unggul. Pada tahun 2026, UKDW juga masuk dalam peringkat 100 besar World University Rankings for Innovation atau WURI kategori Manajemen Berbasis Pemberdayaan, serta meraih penghargaan LLDIKTI Wilayah V untuk kerja sama internasional paling berdampak bersama The Hong Kong Polytechnic University.
Berbagai karya inovasi lahir dari lingkungan kampus ini, antara lain Nanabar, makanan ringan berbahan dasar tepung bonggol pisang, Applify, inovasi berbasis kecerdasan buatan, serta Buddy V.1, prostetik adaptif berbasis teknologi tiga dimensi. Pengembangan sarana dan prasarana juga terus dilakukan, mencakup pembaruan fasilitas di Kampus 1 Yogyakarta serta persiapan pembangunan Kampus 2 di Sedayu, yang rencananya juga akan dilengkapi dengan Rumah Sakit Duta Wacana.
Puncak peringatan Dies Natalis ke 64 ini dimeriahkan dengan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Eka Julianta Wahjoepramono, Sp.BS, K, Ph.D., dengan judul “Neurosains Kontemporer di Era Antroposen: Manifestasi Kerusakan Lingkungan terhadap Kerentanan Saraf dan Kesehatan Mental Masyarakat Modern.” Dalam orasinya, ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan berkala, deteksi dini faktor risiko, menyeimbangkan penggunaan teknologi digital dengan aktivitas fisik, serta memperhatikan kualitas lingkungan hidup yang berdampak langsung pada kesehatan saraf dan mental manusia.
Tahun 2026 menjadi tahap “Berakar” dalam peta jalan strategis UKDW hingga tahun 2043, yang menitikberatkan penguatan karakter dan identitas Kedutawacanaan sebagai fondasi utama menuju terwujudnya perguruan tinggi yang unggul dan berkelanjutan. Dengan semangat tersebut, UKDW berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Penulis: Dew
Redaktur: Mawan

