WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Penguatan konsolidasi dan regenerasi politik menjadi momentum penting dalam pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kabupaten Gunungkidul untuk masa bakti 2026–2031. Ketua DPW PKB Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Umaruddin Masdar, S.Ag., secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus DPAC dari 18 kapanewon di Kabupaten Gunungkidul, Minggu (1/11/2026), di ruang rapat Gedung BMT Dana Insani, Wonosari, sekitar pukul 08.30 WIB.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi sekaligus dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PKB Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur partai, meningkatkan kapasitas kepengurusan, serta mempersiapkan gerak organisasi dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Adapun jajaran pengurus DPAC yang dikukuhkan meliputi Ketua Dewan Syuro dan Sekretaris Dewan Syuro, serta Ketua Dewan Tanfidz, Sekretaris, dan Bendahara Dewan Tanfidz dari 18 kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar, S.Ag., Sekretaris DPW PKB DIY, Hj. Rina Asliku Ulyaddin, S.S., P.Si., beserta jajaran pengurus DPW. Turut hadir Ketua DPC PKB Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Arif Gunadi, M.Pd.I., beserta jajaran pengurus DPC serta seluruh peserta yang dikukuhkan sebagai pengurus DPAC.
Umaruddin Masdar Dorong Pengurus Muda Perkuat Organisasi
Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPAC PKB Gunungkidul yang telah resmi dikukuhkan. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pengurus DPC PKB Gunungkidul atas kerja keras dan komitmennya dalam mempersiapkan pembentukan kepengurusan hingga seluruh DPAC dapat dikukuhkan.
Umaruddin berharap kepengurusan baru yang rata-rata berusia 17 hingga 35 tahun mampu menghadirkan energi, semangat, dan gagasan baru bagi kemajuan organisasi.
Menurutnya, regenerasi kepengurusan merupakan modal penting untuk membangun kekuatan partai yang lebih solid dan progresif. Selain penguatan struktur DPAC, DPC PKB Gunungkidul juga masih memiliki pekerjaan rumah untuk membentuk kepengurusan di tingkat ranting dengan tenggat waktu hingga Desember 2026.
Kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan, Umaruddin menekankan pentingnya memegang teguh tiga prinsip perjuangan yang disebut sebagai modal utama kader PKB, yakni MBG: Mencintai, Bangga, dan Gigih.
Ia menjelaskan bahwa Mencintai berarti setiap kader harus memiliki kecintaan terhadap partai PKB, bangsa, agama, dan negara. Bangga berarti memiliki kebanggaan menjadi bagian dari PKB, yang menurutnya merupakan satu-satunya partai yang berasas Ahlussunnah wal Jamaah.
Sementara itu, Gigih berarti setiap kader harus memiliki semangat juang, ketekunan, serta kesungguhan dalam bekerja dan mengabdi untuk kepentingan bangsa.
Umaruddin menegaskan bahwa ketiga prinsip tersebut harus menjadi landasan bagi seluruh pengurus dalam menjalankan tugas organisasi dan memperjuangkan cita-cita politik partai.
Muskercab dan Orientasi Politik Perkuat Arah Perjuangan PKB
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Arif Gunadi, M.Pd.I., dalam sambutan singkatnya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum pengukuhan pengurus DPAC PKB masa bakti 2026–2031, tetapi juga dirangkaikan dengan orientasi politik dan Muskercab DPC PKB Gunungkidul.
Ia menyampaikan bahwa orientasi politik menghadirkan narasumber tingkat nasional yang akan memberikan materi mengenai arah dan platform politik PKB, khususnya dalam konteks penguatan perjuangan politik di Kabupaten Gunungkidul.
Arif Gunadi berharap kehadiran para pengurus baru dapat menjadi energi positif bagi pergerakan dan pengembangan organisasi PKB di seluruh wilayah Gunungkidul.
Melalui pengukuhan kepengurusan di 18 kapanewon tersebut, PKB Gunungkidul diharapkan semakin memperkuat konsolidasi internal, memperluas basis organisasi hingga tingkat ranting, serta membangun kaderisasi yang berkesinambungan guna mendukung perjuangan politik partai ke depan.

Redaktur: Mawan

