WARTA-JOGJA.COM, BANTUL, DIY – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Tamantirto, Kapanewon Kasihan, kembali menegaskan peran strategisnya sebagai garda terdepan kemanusiaan. Menanggapi laporan masyarakat mengenai insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan Jalan Ringroad Selatan, wilayah Bantul, para relawan bergerak sigap meluncur ke lokasi kejadian guna melakukan evakuasi dan pemberian pertolongan pertama pada Minggu (17/5/2026).
Segera setelah informasi diterima, personel URC langsung melakukan koordinasi dan bergerak menuju tempat kejadian perkara. Tingkat kecepatan respons yang tinggi menjadi prioritas utama, mengingat penanganan dini sangat krusial demi menjamin keselamatan korban serta mencegah terjadinya penumpukan arus lalu lintas maupun kemacetan panjang di jalur yang padat kendaraan tersebut.
Tiba di lokasi, anggota URC segera bersinergi dengan warga sekitar untuk melakukan pengamanan kawasan, guna meminimalisir risiko kecelakaan susulan yang mungkin terjadi. Dilengkapi dengan peralatan pertolongan pertama yang memadai, tim memberikan penanganan medis awal kepada korban yang menderita luka-luka, sebelum kemudian dilakukan evakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat menggunakan armada ambulans yang telah disiapkan.
“Kami senantiasa berupaya menjaga kesiapsiagaan 24 jam demi pelayanan kemanusiaan. Begitu ada laporan masuk, fokus dan prioritas utama kami adalah keselamatan serta penanganan cepat bagi korban di jalan raya,” ungkap salah satu anggota URC Tamantirto saat berada di lokasi kejadian.
Selain berfokus pada pertolongan korban, para relawan juga turut serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami hambatan akibat insiden tersebut, agar kegiatan berlalu lintas dapat kembali normal dengan segera. Kecepatan dan ketangkasan tim dalam menangani situasi ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari para pengguna jalan maupun warga yang menyaksikan langsung.
Sebagai organisasi relawan kemanusiaan, URC Tamantirto Kasihan senantiasa konsisten hadir di garis depan, memberikan bantuan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat, mulai dari penanganan kecelakaan lalu lintas hingga respons cepat saat terjadi bencana alam.
Di sisi lain, warga sekitar mengungkapkan catatan penting terkait keselamatan jalan raya di titik tersebut. Berdasarkan pengamatan warga, kawasan Ringroad Selatan kerap menjadi lokasi terjadinya kecelakaan, yang diduga kuat disebabkan oleh faktor infrastruktur dan kelengkapan jalan. Belum adanya pembatas jalan yang jelas memisahkan jalur cepat dan jalur lambat, serta minimnya pemasangan rambu-rambu peringatan, dinilai menjadi pemicu utama tingginya risiko kecelakaan di lokasi tersebut.
“Tempat itu memang sering terjadi kecelakaan, disebabkan tidak ada pembatas jalan maupun rambu-rambu yang memadai. Selama ini, kami warga sekitar sudah berupaya melakukan antisipasi mandiri dengan memasang ban bekas sebagai penanda sederhana guna mengurangi risiko insiden,” jelas salah satu warga setempat.
Melalui momentum ini, masyarakat juga diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat berkendara, serta menaati seluruh peraturan dan rambu lalu lintas yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan setiap kejadian darurat kepada pihak berwajib atau nomor layanan relawan, guna mendapatkan pertolongan yang secepat mungkin.
🔶 Penulis: Ananta


