
Situasi pengajian rutin yang diselenggarakan Pemerintah Kapanewon Pengasih bertempat di Kalurahan Margosari, Pengasih, Kulon Progo, Kamis (31/7/2026) foto: Myid
WARTA – JOGJA.COM || KULON PROGO, DIY – Pemerintah Kapanewon Pengasih menyelenggarakan Pengajian Aparat rutin bertempat di Kalurahan Margosari pada Kamis (31/7/2026). Kegiatan pembinaan kerohanian ini sekaligus mempererat silaturahmi antarpejabat dan aparatur pemerintahan dalam wilayah Kapanewon Pengasih.
Pengajian menghadirkan narasumber Drs. H. Nasrudin yang memaparkan dua pokok bahasan utama, yakni keutamaan membaca sholawat serta pandangan agama mengenai resep hidup senantiasa tenang. Dalam pemaparannya, Drs. H. Nasrudin menegaskan tiga keberkahan bagi umat Islam yang rajin bersholawat:
“Pertama, Rahmat Allah SWT: Setiap satu kali bacaan sholawat akan dibalas dengan 10 kali rahmat dan kebaikan dari Allah SWT. Kedua, Pelebur Dosa: Allah SWT menghapuskan 10 keburukan atau kesalahan bagi mereka yang mengamalkannya. Ketiga, Pengangkat Derajat: Setiap amalan sholawat diangkat menjadi 10 derajat kemuliaan di sisi Allah SWT.”
Selain itu, Drs. H. Nasrudin juga membagikan empat kunci agar hidup senantiasa diliputi ketenangan:
“Pertama, Tidak mengambil hak Allah, yaitu dengan tidak merisaukan masa depan secara berlebihan. Kedua, Mudah bersyukur atas segala nikmat yang diterima. Ketiga, Tidak ‘Baper’ atau tidak mudah membawa perasaan dalam menghadapi dinamika kehidupan. Keempat, Rida, yakni menerima dengan lapang dada seluruh ketetapan dan takdir Allah SWT.”
Kepala Kantor Urusan Agama Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau menyatakan:
“Pengajian aparat ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum penting untuk mengoperkan energi positif dan memperkuat spiritualitas para pelayan publik. Ketika aparat memiliki ketenangan jiwa dan landasan agama yang kuat, kualitas pelayanan kepada masyarakat tentu akan jauh lebih bermakna dan berintegritas.”
Kegiatan dihadiri oleh Panewu Pengasih, jajaran Forkopimkab, Lurah se-Kapanewon Pengasih, Penyuluh Agama, aparat kalurahan, serta Kepala Sekolah se-Kalurahan Margosari. Acara diawali tadarus Al-Qur’an Surat Al-Ghosiyah yang dipandu Muhammad Musodiqin, S.Sos., dilanjutkan sambungan dari unsur Polri yang diwakili AKP Toha, S.H., serta penyaluran bantuan sembako kepada keluarga kurang mampu dari Baznas. Pengajian ditutup dengan doa bersama demi keberkahan dan kemajuan wilayah Kapanewon Pengasih, khususnya Kalurahan Margosari.(myid)
Penulis
Redaktur: Mawan






