
(Foto Olivia Rianjani)
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Memasuki minggu kedua bulan Ramadan, penjualan tiket kereta api (KA) Lebaran dari wilayah Daerah Operasi 6 (Daop 6) Yogyakarta terus meningkat. Hingga Rabu (26/2) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 231.357 tiket KA Jarak Jauh telah terjual, atau sekitar 44 persen dari total kapasitas 525.350 tempat duduk yang disediakan selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan berdasarkan tren pemesanan, puncak permintaan sementara ini terjadi pada H+3 Lebaran, yakni Selasa, 24 Maret 2026, di mana penjualan tiket mencapai 21.217 tiket dalam satu hari.
“Angka ini berpotensi meningkat karena pemesanan tiket masih terus berlangsung,” ujar Feni, Jumat (27/2/2026).
Selama periode Angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung selama 22 hari mulai 11 Maret hingga 1 April, Daop 6 Yogyakarta menyediakan 12 KA tambahan, terdiri dari 10 KA Jarak Jauh Tambahan dan 2 KA Motis, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Berdasarkan data KAI Daop 6, kata Feni, okupansi tiket per hari bervariasi, dengan angka tertinggi tercatat pada 24 Maret mencapai lebih dari 100 persen. Sementara itu, pada hari-hari awal keberangkatan, okupansi rata-rata masih di bawah 20 persen.
Berikut rincian penjualan tiket KA Jarak Jauh keberangkatan awal dari stasiun Yogyakarta:
– 11 Maret: 2.509 tiket (okupansi 13 persen)
– 12 Maret: 3.369 tiket (okupansi 17 persen)
– 13 Maret: 4.806 tiket (okupansi 23%)
– 14 Maret: 7.061 tiket (okupansi 34 persen)
– 15 Maret: 5.926 tiket (okupansi 28 persen)
– 16 Maret: 5.876 tiket (okupansi 28 persen)
– 17 Maret: 7.619 tiket (okupansi 36 persen)
– 18 Maret: 9.512 tiket (okupansi 45 persen)
– 19 Maret: 8.090 tiket (okupansi 39 persen)
– 20 Maret: 6.027 tiket (okupansi 30 persen)
– 21 Maret: 6.822 tiket (okupansi 34 persen)
– 22 Maret: 13.216 tiket (okupansi 66 persen)
– 23 Maret: 19.954 tiket (okupansi 100 persen)
– 24 Maret: 21.217 tiket (okupansi 101 persen)
– 25 Maret: 19.688 tiket (okupansi 94 persen)
– 26 Maret: 17.988 tiket (okupansi 27 persen)
– 27 Maret: 17.242 tiket (okupansi 82 persen)
– 28 Maret: 17.378 tiket (okupansi 83 persen)
– 29 Maret: 17.179 tiket (okupansi 82 persen)
– 30 Maret: 9.591 tiket (okupansi 46 persen)
– 31 Maret: 5.124 tiket (okupansi 26 persen)
– 1 April: 2.048 tiket (okupansi 10 persen)
Kendati demikian, Feni kembalu menghimbau masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api pada masa Lebaran untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket agar tidak kehabisan.
“Bagi yang belum mendapatkan tiket sesuai tanggal keberangkatan yang diinginkan, dapat mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan atau memanfaatkan fitur connecting train pada aplikasi Access by KAI,” pungkasnya.

🟢 Redaktur: Mawan








