
GUNUNGKIDUL, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Sejumlah Siswa SD Piyaman III, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul diduga mengalami keracunan menu MBG hingga dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wonosari, pada hari Jum’at (3/10/2025).
Diketahui, Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan, turun lapangan guna meninjau sejumlah siswa yang dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wonosari.
“Begitu kami mendapatkan informasi terkait dugaan tersebut, kami langsung menuju IGD RSUD Wonosari.” ucap Roni.
Ia menambahkan, yang menjadi prioritas utama adalah memastikan keselamatan anak-anak serta berkoordinasi dengan tenaga medis dan Dinas Kesehatan untuk penanganan yang terbaik.
Kehadiran Dandim di IGD RSUD Wonosari disambut lega oleh para guru dan orang tua siswa, dengan sigap, ia memastikan seluruh siswa yang diduga keracunan mendapatkan penanganan medis yang sesuai prosedur. Ia juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, tenaga medis, serta Dinas Kesehatan agar penanganan berlangsung cepat dan tepat.
Lebih lanjut, setelah menjalani pemeriksaan medis, kondisi para siswa dinyatakan stabil. “Tidak ada korban jiwa, dan anak-anak diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.” ungkapnya.
“Peristiwa ini terkait dengan kegiatan SPPG yang berlokasi di Jeruksari, namun dampaknya dirasakan oleh siswa SD Piyaman III,” imbuhnya.
Sementara itu, orang tua siswa, AP (37) menjelaskan, kehadiran Dandim 0730/GK di tengah situasi darurat memberikan ketenangan tersendiri. Mereka merasa dihargai karena aparat TNI hadir tidak hanya untuk urusan pertahanan, melainkan juga keselamatan masyarakat sipil, khususnya anak-anak.
“Alhamdulillah anak-anak selamat, dan kami berterima kasih kepada TNI yang cepat datang memberi perhatian serta berkoordinasi melekat dengan Dinas Kesehatan dan pihak RSUD Wonosari,” ungkap AP. (*)






