
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur (PERMAINTI) Yogyakarta menggelar diskusi publik sekaligus buka puasa bersama di Taman Langit Resto pada hari Rabu (18/3/2026).
Acara yang mengangkat tema “Peran Mahasiswa Indonesia Timur Dalam Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat” menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama guna menghadapi berbagai tantangan keamanan, baik dari dampak situasi internasional maupun masalah lokal.
Perhatian terhadap kondisi keamanan masyarakat semakin meningkat mengingat dampak konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang berdampak pada sektor ekonomi seperti kenaikan harga minyak, serta maraknya aksi kejahatan dan anarkisme di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya kasus kejahatan jalanan (klitih) yang membuat warga merasa tidak nyaman.
Syafaat Taslim, SH, praktisi hukum dari LKBH Adilah Noto Nagoro, mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan PERMAINTI. “Segala bentuk aksi kejahatan harus diselesaikan dengan penegakan hukum yang seadil adilnya guna memberikan kepastian hukum dan efek jera pada pelaku,” ucapnya dalam kesempatan tersebut.
Sanji Hasan, aktivis pergerakan PW SEMMI DIY, menekankan pentingnya peran bersama dalam menangani masalah keamanan. “Apalagi untuk anak muda, khususnya mahasiswa, sangat rentan terpapar aksi kejahatan yang dapat berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Ini yang mendasari kami menjalin sinergitas dengan Polri dan semua pihak untuk menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.
Ali Sidin, Ketua Umum PERMAINTI Yogyakarta, menyampaikan bahwa organisasinya siap berperan aktif sebagai bagian dari solusi. “Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur (PERMAINTI) Yogyakarta menyatakan dukungannya kepada Polri dan akan berperan dalam memerangi aksi kejahatan jalanan. Kami mengutuk segala bentuk tindakan kejahatan yang menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat demi menjaga stabilitas keamanan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap aparat keamanan dalam menegakkan hukum. “Kami mendukung penuh aparat keamanan Polri khususnya Polda DIY untuk bersikap tanpa ragu dalam menindak tegas pelaku kejahatan dan anarkisme,” imbuh Ali.
Selain itu, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia dan mahasiswa untuk tetap solid dan tidak membiarkan upaya merusak stabilitas negara berhasil.
PERMAINTI Yogyakarta akan segera menginisiasi kerja sama dengan Polda DIY dan mengimbau agar setiap pelaku tindak kejahatan mendapatkan penanganan yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
🌐 Penulis: Umar









