
WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan wilayah kembali diwujudkan dalam kegiatan nyata. Jajaran Kepolisian Resor Gunungkidul melalui Kepolisian Sektor Tepus melaksanakan kegiatan kerja bakti gotong royong yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar masyarakat. Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana prasarana wilayah ini berlangsung pada hari Jumat, 24 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dan dilaksanakan di lingkungan Padukuhan Duwet, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Sektor Tepus, AKP Suryanto, S.Pd., yang didampingi oleh Kanit Intelijen dan Keamanan, Aiptu Wawan, serta Bhabinkamtibmas Kalurahan Purwodadi, Aipda Arda Yudha. Kehadiran unsur TNI turut memperkuat kolaborasi ini, yang diwakili oleh Babinsa setempat, Sertu Catur Ari Wibowo. Keterlibatan lintas instansi tersebut menjadi bukti nyata terjalinnya hubungan kerja yang harmonis dan sinergis, yang menjadi modal utama dalam mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan yang digulirkan pemerintah daerah.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta bahu-membahu melaksanakan pekerjaan pembangunan struktur cor rabat, yang merupakan bagian penting dari infrastruktur pendukung yang berfungsi untuk memperkuat dan melindungi permukaan tanah serta jalur akses lingkungan. Pembangunan fasilitas ini dibiayai melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gunungkidul, yang sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memprioritaskan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana dasar sebagai landasan peningkatan kesejahteraan dan kenyamanan hidup masyarakat.
Kegiatan kerja bakti ini diselenggarakan dengan mengusung tema “Gotong Royong Membangun Gunungkidul Raya”, yang menjadi landasan semangat pemersatu bagi seluruh elemen yang terlibat. Pelaksanaannya didasari atas kerja sama yang terjalin secara erat antara Pemerintah Kapanewon Tepus, jajaran TNI, Kepolisian, serta seluruh lapisan masyarakat yang turut berpartisipasi secara aktif dan sukarela. Kolaborasi yang terbangun ini tidak hanya berorientasi pada hasil pembangunan fisik yang terwujud, namun juga memiliki makna sosial yang mendalam, yaitu mempererat ikatan kekeluargaan, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab bersama dalam memajukan lingkungan tempat tinggal.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai luhur kebersamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur bangsa masih tetap terjaga dengan baik, serta terus diaktualisasikan dalam berbagai upaya pembangunan yang bertujuan untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama.













