
WARTA-JOGJA.COM || KULON PROGO, DIY – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih bersama Puskesmas Pengasih II menyepakati kerja sama lintas sektor untuk melaksanakan skrining kesehatan sekaligus edukasi bagi pelajar di wilayah Pengasih. Kesepakatan ini diambil dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) yang digelar pada Rabu (12/8/2026), bertujuan memantau tumbuh kembang remaja, mendeteksi dini gangguan kesehatan, serta mencegah pernikahan usia anak.
Rapat ini dihadiri langsung oleh Kepala KUA Pengasih Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., Kepala Puskesmas Pengasih II dr. Yusniar Ridani, serta jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih.
Penyuluh Agama KUA Pengasih Mukhyidin, S.Kom., menjelaskan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk menyelaraskan program pelayanan masyarakat sekaligus mempererat koordinasi antarinstansi.
“Salah satu target utama kolaborasi ini adalah pelaksanaan skrining kesehatan secara menyeluruh bagi siswa-siswi di sekolah. Melalui skrining ini, kita dapat memantau tumbuh kembang remaja, mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan fisik maupun mental, serta memberikan pembekalan edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan usia anak,” ujar Mukhyidin.
Kepala KUA Pengasih menegaskan bahwa pembinaan generasi muda tidak dapat dilakukan sendirian oleh satu instansi. Menurutnya, peran KUA tidak hanya berkaitan dengan administrasi pernikahan, melainkan juga menjamin ketahanan keluarga dan kualitas generasi penerus.
“KUA tidak hanya mengurusi pernikahan, tetapi juga bertanggung jawab atas ketahanan keluarga dan kualitas generasi penerus. Kerja sama dengan Puskesmas Pengasih II ini sangat strategis. Dengan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan skrining dan edukasi, kita tidak hanya menyiapkan remaja yang sehat secara jasmani, tetapi juga matang secara mental dan spiritual demi mewujudkan keluarga yang sakinah di masa depan,” tegas Yusma Alam Rangga H.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pengasih II dr. Yusniar Ridani menyambut baik komitmen tersebut. Ia berharap perpaduan antara pendekatan medis dari pihak kesehatan dan pendekatan persuasif bernuansa agama dari KUA dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk menjaga kesehatan sejak dini.
Hasil rapat juga menyepakati penyusunan jadwal penjangkauan langsung ke sekolah-sekolah di wilayah kerja Pengasih II, agar program skrining dan pembinaan remaja dapat berjalan secara teratur dan berkelanjutan.
Penulis
Redaktur: Mawan








