
WARTA-JOGJA.COM ||BANTUL – Insiden pembacokan di area SPBU Kretek, Bantul, oleh orang misterius membuat seorang pemuda mengalami luka dibawa ke Klinik Darma Husada Parangtritis, sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap pelaku, Sabtu (08/03/2025).
Menurut AKP Sutrisno selaku Kapolsek Kretek, Bantul, menyampaikan, kronologi kejadian berawal saat korban berinisial YA (15) warga Bambanglipuro, Bantul ketika bersama rekannya berjumlah dua (2) orang berinisial NAF dan AZ berkendara motor melintas ke arah jalan Parangtritis, pada pukul 01.00 WIB,
“Sesampainya di Simpang Empat Paker, tiba-tiba dikejudkan mereka didekati orang misterius berkendara motor Honda Vario,” ungkapnya, Minggu (09/03/2025).
Saat AZ yang mengendarai sepeda motor langsung balik kanan ke arah timur dan menuju ke arah Pundong. Kemudian mereka belok ke arah selatan, ke arah jembatan Soka, dan pada saat itu mereka dikejar oleh empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor yaitu Honda PCX dan Yamaha NMax.
Dilansir dari tribunjogja.com, Ketiganya terus dikejar hingga akhirnya mereka sampai ke arah Jalan Parangtritis lagi. Kemudian AZ membelokkan motornya ke area SPBU Kretek dengan tujuan mencari perlindungan.
“Ketika mereka (korban yang dikejar) berhenti dan masuk ke area SPBU keempat orang (yang mengejar) itu juga ikut masuk ke area SPBU dan menantang-nantang mereka sambil marah-marah,” kata Sutrisno.
“Kemudian pelaku yang mengendarai Yamaha NMax mendekati korban dan langsung mengeluarkan alat berupa celurit dan kemudian menganiaya Sdr. YAF dengan alat tersebut,” sambung Sutrisno.
Usai menganiaya keempat pelaku yang menggunakan Yamaha NMax keluar dari area SPBU dan pergi ke arah utara lewat jalan Parangtritis. Sutrisno mengaku pihaknya sudah mendapat laporan langsung kejadian tersebut.
“Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan,” tandasnya.
Aksi pembacokan ini terekam kamera CCTV SPBU dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar tampak ketiga korban masuk ke area SPBU dan turun dari motor. Sesaat kemudian pelaku tiba dan langsung membacokkan senjata tajam diduga celurit berkali-kali, kemudian melarikan.
Redaksi












