
BANTUL, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Dalam pembinaannya Kepala Subdirektorat Bina Penyuluh Agama Islam, Dr. H. Jamaluddin M. Marki, Lc. M.Si menyampaikan, “Terminologi Cinta dalam Al-Qur’an, Al-Qur’an memiliki lebih dari 14 istilah terkait cinta, antara lain: Al-hubb : cinta umum الحب, Al-‘isyq : cinta mendalam العشق, Al-syagaf cinta penuh gairah الشغف, Al-widd ا: cinta yang lembut الود, Al-ta’alluq : keterikatan emosional التعلقdan cinta memiliki spektrum dari cinta duniawi hingga cinta Ilahi (mahabbah),” jelasnya Jum’at (28/3/2025).
Lebih lanjut Kasubdit mengajak para penyuluh Non PNS Indonesia agar dalam berdakwah yakni dakwah itu mengajakbukan mengejek, dakwah itu mengajak, bukan memusuhi dan dakwah itu merangkul bukan memukul.
Dalam sambutannya Kakanwil Kemenag DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum memberikan apresiasi bahwa selaku Kanwil Kemenag DIY dirinya menyambut baik adanya Silatnas (silaturahmi nasional) ke IV sekaligus Khotmil Quran ini. Sambung silaturahim yang dibarengi dengan khotmil quran tentu akan menambah keberkahan kinerja para Penyuluh. Peningkatan kompetensi bagi penyuluh.
Selain itu, Kakanwil Penyampaian dakwah dan misi Islam, harus dibarengi dengan pemahaman yang baik tentang Al-Quran, sehingga wawasan keislaman yang moderat akan semakin kuat di tengah-tengah masyarakat,

“Sebagai mana dalam tradisi pesantren, seorang santri yang berdakwah atau menyampaikan pengajian, etikanya harus melakukan muthola’ah atas suatu tema dengan mendasarkan atas kajian kitab/turats. Hal demikian juga berlaku bagi para penyuluh,” jelasnya.
Menurut Ketua PW IPARI DIY, Drs. H. Nurrohman, MA bahwa kegiatan khotmil Qur’an seluruh penyuluh Non ASN se Indonesia, yang di inisiasi oleh para penyuluh dari D. I. Y, berharap menjadi inspirator kepada semua penyuluh agama islam untuk menggiatkan kecintaan kepada Al-Qur an, terlebih di bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah.
“Semangat tadarrus Al-Qur an diwujudkan melalui khotmil Qur an bersama penyuluh PAI se Indonesia. Semoga melalui momentum khotmil Qur an ini dapat menembus langit, apa yg menjadi harapan dan doa doa para penyuluh semoga Alloh SWT mengabulkannya, Amin,” ujarnya.
Ketua panitia Shobirin didampingi Rustam berharap agar anggota Majlis tadarus penyuluh ini telah memasuki tahun ke empat ini tetap istiqomah dan media meningkatkan kompetensi diri.
Kegiatan ini dipandu oleh Siti Muhajirotin,S.Ag yang di awali pembacaan surat Khotmil Qur’an yang di Roisi oleh Neni Nuryani, S.Pd.I dilanjutkan Dzikir Tahlil dan Khotmil Qur’an oleh Muslih. Kemudian diakhiri sapa penyuluh oleh Rustam Nawawi.

REDAKTUR MAWAN






