
BANTUL, DIY (WARTA-JOGJA.COM) – Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU) Padukuhan Dobalan, PARNU Dobalan yang terdiri dari empat Padukuhan yakni : Gandok, Dobalan, Jokerten dan Kepuhan menggelar Halal Bihalal bertema, ‘Merawat Nilai-nilai Tradisi dan Merajut Kebersamaan’ di Bimbel Nurus Jl. Sema, Gang Kyai Jokerti No. 20 Jokerten Timbulharjo Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam Tausiyahnya Gus Yusuf Ali Muhtar, menyampaikan hikmah Syawal, sebagaimana sabda Nabi Muhammad S.A.W, apabila ada orang yang mempunyai kesalahan berupa perkataan maka harus minta maaf, dan kalau berupa harta maka juga harus minta halalnya,
“Apabila yang bersangkutan belum menghalalkan maka harus mengganti harta tersebut, sebelum datang hari kiamat tidak akan bisa dirham dan dinar sudah tidak berlaku lagi. Sehingga ini akan menjadi beban dosa orang yang memiliki kesalahan,” terangnya, Minggu (27/04/2025).
Lebih lanjut Gus Yusuf menambahkan, terdapat 3 amal utama selama hidup didunia yakni tholabul ilmi, jihad menegakkan agama Allah SWT dan mencari rezeki yang halal.
Sedangkan Ketua Tanfidziyah Ustadz Rustam Nawawi, S.Pd.I., M.Pd mengajak para pengurus agar merajut kebersamaan dan kekeluargaan di Padukuhan Dobalan dalam bingkai Halal Bihalal ini bahwa kegiatan ini sebagai momentum silaturahmi meningkatkan kebersamaan dan rasa kekeluargaan antar sesama pengurus Anak Ranting,
“Dan menjaga komitmen keagamaan bersama bernafaskan Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah,” ungkap Ustadz Rustam.
Turut hadir Rois Syuriah KH. Sukardi Siraj, Wakil Katib H. Muhammad Alimuddin, S.Pd.I. Setelah halal bihalal antar sesama pengurus di Griya Bimbel Nurus kediaman Ketua Rustam dan kemudian setelah itu dilanjutkan silaturrahmi kepada Ulama dan Umara.

REDAKTUR MAWAN






