
RSUD Wonosari mengadakan tes kebugaran bagi ASN Gunungkidul yang bertempat di area lapangan Kesatrian Wonosari Gunungkidul (foto Ginowe)
WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Peringatan bulan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) RSUD Wonosari mengadakan tes kebugaran bagi ASN Gunungkidul yang bertempat di area lapangan Kesatrian Wonosari Gunungkidul.
Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal, 12-14 Pebruari 2026 dikemas dalam tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal dan Kolaboratif” mendapat tanggapan antusias oleh beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengirimkan peserta bahkan kepala OPD sendiri yang hadir secara langsung untuk mengikuti tes kebugaran tersebut.
Wakil Direktur RSUD Wonosari dr. Diah Prasetyorini, M.Sc didampingi Edy Basuki, S.IP, M.Si Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kisworo, M.Pd kepala Dinas Kependudukan dan catatan Sipil kepada media menyatakan “kegiatan ini merupakan rangkaian bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ini merupakan salah satu program kegiatan RSUD Wonosari tahun ini kita melakukan tes kebugaran bagi ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.” katanya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan saat ini berberda dengan tahun-tahun sebelumnya,
“Pelaksanaan kegiatan tes kebugaran tahun ini kita ubah dan kita bedakan dengan tahun sebelumnya, biasanya kita lakukan hanya untuk lingkup RSUD Wonosari saja namun pada tahun ini kita laksanakan dengan mengundang OPD dan dinas terkait dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, kegiatan yang kita laksanakan ini sangat bagus karena kita bisa mengetahui tingkat kebugaran tubuh masing-masing”.ungkapnya.
“Kegiatan ini bisa dilakukan secara mandiri karena kita diminta untuk menghitung waktu kecepatan dengan jarak tempuh 1,6 km tetapi memang mungkin kita tidak paham dengan bagaimana cara menghitung kadar O2 maksimalnya sehingga salah satunya penghitungan secara maksimal kalau tidak dengan menggunakan aplikasi SIPGAR dari Kementerian Kesehatan nanti akan terdaftar.” terangnya.
Dr.Diah juga berharap, ” Tes kebugaran yang dilaksanakan saat ini bisa dilakukan 6 bulan sekali yang bertujuan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja agar dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat kebugaran tetap terjaga. ” pungkasnya.

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN






