
WARTA-JOGJA.COM, BANTUL, DIY – Semangat kebersamaan pasca perayaan Idulfitri kembali diperkuat melalui forum komunikasi masyarakat. Hal ini terwujud dalam pertemuan rutin Kelompok Kegiatan (Pokgiat) Padukuhan Gatak, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, yang berlangsung pada Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang digelar di kediaman Ketua Pokgiat, Misdi Widoyo, ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Diikuti oleh 21 perwakilan warga dari berbagai Rukun Tetangga (RT) serta dipandu langsung oleh Dukuh Gatak, Hari Wantoro, forum ini berfungsi sebagai wadah strategis untuk mempererat koordinasi dan mencari solusi atas berbagai dinamika sosial di tingkat padukuhan.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sewon, Rustam Nawawi, hadir untuk menyapa masyarakat sekaligus mensosialisasikan berbagai program unggulan layanan keagamaan.
“Adapun program layanan keagamaan yang ditawarkan meliputi layanan nikah massal, bimbingan keluarga sakinah, inovasi pengukuran arah kiblat untuk pemakaman, hingga edukasi pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Seluruh program ini mendapat perhatian serius dari pengurus dan warga,” ujar Rustam.
Inovasi Pengukuran Kiblat Makam Menjadi Sorotan Utama
Salah satu poin yang paling menarik perhatian dan mendapatkan sambutan antusias yang tinggi adalah layanan pengukuran arah kiblat untuk area pemakaman. Inovasi ini menjadi terobosan baru, mengingat selama ini pengukuran kiblat lebih sering dikaitkan dengan bangunan ibadah seperti masjid atau musala. Kini, kebutuhan umat terkait arah kiblat di area pemakaman pun dapat terakomodasi dengan pendekatan yang lebih teknis dan akurat.
Melalui pendekatan yang humanis dan responsif, kegiatan ini menegaskan peran vital penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang nyata, religius, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan umat di tengah masyarakat. (Syarif J & Rtm)

🔶 Redaktur: Mawan







