Ilustrasi
WARTA – JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Sebuah peristiwa memilukan terjadi di Padukuhan Ngagel, Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, pada Senin (11/05/2026) siang. Seorang warga lanjut usia bernama Sukasno (64 tahun), yang diketahui hidup seorang diri di kediamannya, ditemukan telah meninggal dunia. Penemuan ini bermula dari niat baik warga yang hendak menyerahkan bantuan sembako kepada korban.
Kapolsek Karangmojo, AKP Suyanto, S.A.P., memaparkan kronologi kejadian, bermula ketika dua warga berinisiatif mendatangi rumah korban sekitar pukul 13.30 WIB untuk mengantarkan bantuan sosial. Kedatangan tersebut tidak disambut jawaban meski pihak saksi telah berupaya mengetuk pintu dan memanggil nama korban berulang kali.
“Sesampainya di rumah korban, saksi mengetuk pintu dan memanggil korban, namun tidak ada jawaban dari dalam rumah,” ungkap AKP Suyanto.
Kekhawatiran mulai muncul karena tidak adanya respons. Kedua warga tersebut kemudian bergerak ke sisi samping bangunan untuk memeriksa keadaan sekitar, dan mendapati akses masuk rumah dalam kondisi tidak tertutup rapat atau terbuka. Berbekal rasa khawatir, mereka pun masuk ke dalam kediaman tersebut.
Di ruang tengah rumah, pemandangan yang menyedihkan terlihat: jasad Sukasno terbaring dalam posisi tengkurap dan nyawanya sudah tidak tertolong. Selain itu, tercium pula bau khas yang menyengat, menjadi indikasi bahwa korban telah meninggal dunia beberapa waktu yang lalu sebelum akhirnya ditemukan.
Segera setelah penemuan itu, warga melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang. Tim kepolisian dari Polsek Karangmojo dibantu tim medis segera bergerak menuju lokasi kejadian guna melakukan pemeriksaan mendalam serta olah tempat kejadian perkara guna mengungkap fakta penyebab kematian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik awal yang dilakukan di lokasi, tim penyidik memastikan tidak ditemukan jejak atau tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh maupun pakaian korban. Dari hasil pengamatan tersebut, dugaan sementara mengarah pada penyebab kematian karena faktor sakit yang diderita korban.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” tegas Kapolsek.
Setelah seluruh proses identifikasi dan pemeriksaan tuntas dilaksanakan, jenazah korban kemudian diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga terdekat untuk mendapatkan penghormatan terakhir dan dimakamkan sesuai adat istiadat setempat.
Menutup keterangannya, pihak kepolisian menyampaikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan rasa kepedulian dan kepekaan sosial, khususnya terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri tanpa pendamping. Hal ini agar apabila terjadi kondisi darurat, bantuan dapat segera diberikan dan kejadian serupa dapat diminimalisir.

🔶 Redaktur : Mawan

