
YOGYAKARTA || WARTA-JOGJA.COM – Pembangunan Padepokan Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Yogyakarta mendapat dukungan signifikan dengan penyerahan bantuan dana sebesar Rp 5 miliar dari Ketua Umum PB IPSI sekaligus Menteri Luar Negeri RI, Sugiono. Bantuan tersebut diumumkan dalam rangkaian pengajian akbar yang digelar di lokasi proyek, Kompleks SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Jalan Pramuka, Kemantren Umbulharjo, pada Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan ini menjadi kelanjutan progres pembangunan yang telah dimulai sejak peletakan batu pertama pada 19 April 2025 silam. Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, antara lain Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.; Ketua Umum PP Tapak Suci Drs. M. Afnan Hadikusumo; Anggota DPR RI Danang Wicaksana Sulistya dan Totok Daryanto; Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman; Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo; serta Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta RM Sinarbiyat Nujanat.
Dalam sambutannya, Sugiono menilai cetak biru pembangunan padepokan ini memiliki visi yang jauh ke depan dan tujuan luhur. Menurutnya, Tapak Suci telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas fisik sekaligus membentengi mental dan akhlak masyarakat Indonesia melalui jalur olahraga bela diri.
“Bismillah. Saya membantu Rp 5 miliar. Mudah‑mudahan memberi manfaat untuk mewujudkan berdirinya Padepokan Tapak Suci. Proyek ini sangat visioner, karena tidak hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga membangun karakter generasi bangsa,” ujar Sugiono yang disambut tepuk tangan meriah oleh seluruh hadirin.
Menyikapi dukungan tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Ia menegaskan komitmen persyarikatan untuk menyelesaikan setiap proyek yang telah dirintis, serta berharap padepokan ini nantinya menjadi pusat pembinaan yang mampu menjawab tantangan zaman.
“Bantuan ini sangat besar artinya bagi tahap pembangunan. Kami optimis di bawah kepemimpinan Afnan Hadikusumo, Tapak Suci mampu tumbuh mandiri dan berperan aktif membentengi generasi milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha. Kita membangun fisik sekaligus mental yang berlandaskan iman dan akhlak,” tegas Haedar.
Sementara itu, Ketua Umum PP Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Drs. M. Afnan Hadikusumo, menjelaskan bahwa pembangunan padepokan ini merupakan amanah hasil keputusan Muktamar. Fasilitas ini dirancang untuk mengoptimalkan pembinaan dan pengembangan potensi para atlet serta kader organisasi.
Padepokan yang dibangun di atas tanah wakaf seluas 1.400 m² yang dikelola PCM Kotagede ini memiliki estimasi biaya keseluruhan sekitar Rp 20 miliar, dengan konsep arsitektur modern dan fungsional. Bangunan bertingkat tiga tersebut direncanakan memiliki fungsi:
– Lantai 1: Area latihan utama dilengkapi tribun penonton;
– Lantai 2: Ruang administrasi dan pusat kebugaran;
– Lantai 3: Fasilitas penginapan bagi atlet dan tamu.
Dengan dukungan berbagai pihak, pembangunan padepokan diharapkan dapat segera diselesaikan dan memberikan manfaat luas bagi dunia olahraga bela diri serta pembangunan karakter bangsa.
🔴 Penulis: Ant









